Sat Reskrim Polres Dharmasraya Gagalkan 542 Dus Rokok Ilegal Merek Lufman

TBNews Sumbar – Tim personel dari Satreskrim Polres Dharmasraya berhasil mengungkap kasus peredaran perdagangan 542 Dus rokok ilegal merek Lufman, di Pulau Punjung Kecamatan Pulau Punjung Kabupaten Dharmasraya, dengan mengamankan 1 orang terduga pelaku, pada hari Selasa (30/8/2022) yang lalu.

Pelaku telah diamankan 1 orang laki laki dewasa Inisial DI, 43 Tahun, Minang, Swasta, warga Perumnas Griya Handayani Blok E No.06 Rt:03/Rw: Kecamatan Sukajadi Kabupaten Banyuasin Provinsi Jambi.

Kapolres Dharmasraya AKBP Nurhadiansyah ,SIK, melalui Kasat Reskrim Dwi Angga Prasetyo mengatakan, penangkapan terduga pelaku perdagangan rokok ilegal tanpa izin berprofesi sebagai kurir (sopir truck) dan 1 pelaku lainnya berhasil melarikan diri yang saat ini masih dalam pengejaran.

Pelaku yang telah diamankan Sat Reskrim Polres Dharmasraya juga berhasil mengamankan dan menyita1 Unit Mobil Truck Merek Isuzu warna putih Nopol B 9869 NYT, serta 542 dus rokok merek luffman tanpa miliki izin Bea Cukai.

DI ditangkap pada saat dengan menggunakan mobil Truck merek Isuzu bernomor Polisi B 9869 NYT yang bermuatan Rokok Lufman illegal dari Jambi melintas di Jalan Lintas Sumatera Kilometer Satu, Nagari Ampek Koto Pulau Punjung.Kabupaten Dharmasraya.

Pengungkapan kasus perdaganan rokok ilegal tersebut, tindak lanjut dari informasi masyarakat kepada pihaknya Satreskrim Pores Dharmasraya.

Namun, tersangka yang berinisial DI dapat dijerat dengan pasal 199 ayat (1) undang No. 36 tahun 2009 tentang kesehatan dan atau pasal 62 undang undang No .8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen dan atau pasal 114 undang undang No.7 tahun 2014 yakni tentang perdagangan yang diubah pada pasal 104 undang undang no.11 tahun 2020 tentang cipta kerja Jo 55 KUHP.

Sedangkan untuk pasal 199 ayat (1) undang undang kesehatan terancam  hukuman pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda  paling banyak 500.000.000 ( lima ratus juta rupiah) dan untuk pasal 62  undang undang No. 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen juga terancam pidana penjara paling lama 5 tahun atau pidana denda paling banyak Rp. 10.000.000.000( sepuluh milyar rupiah),” pungkasnya. 

Untuk proses lanjutan, terduga pelaku DI beserta satu unit mobil Truck Nisan bermuatan 542 dus rokok merek Lufman illegal tersebut diaman di Polres Dharmasaraya.
 

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *