Dukung Kearifan Lokal, Personil Polres Agam Pakai Deta dan Tikuluak saat Apel Pagi

TBNews Sumbar – Dalam memujudkan Polri yang Presisi seluruh jajarannya terus melakukan berbagai inovasi. Salah satunya program Nusantara Gemilang dalam rangkaian menjelang peringatan HUT Bhayangkara ke -76 tanggal 1 Juli mendatang.

Salah satu ide kreatif yang secara nasional dilaksanakan adalah gerakan bersama jajaran Polri “Membumikan” seni budaya dan tradisi di masing-masing daerah yang salah satunya ditandai dengan pemakaian pakaian seni-tradisi saat upacara dan kegiatan dinas lainnya.

Seperti halnya di Polres Agam, seluruh personil termasuk Kapolres Agam AKBP Ferry Ferdian, S.I.K yang memimpin apel pagi saat itu, tampak memakai “Deta” (penutup kepala khusus pria) khas pendekar Minang, sementara para Polwan memakai “Tikuluak”( penutup kepala khusus perempuan Minang).

Hal itu merupakan perdana dilaksanakan saat apel pagi di Mapolres Agam Rabu, (22/6).

Menurut Kapolres Agam, pihaknya sengaja memakai jenis pakaian tradisi Minangkabau itu. Sebagai salah satu wujud upaya untuk melestarikan budaya dan kearifan lokal yang saat ini secara nasional menjadi pusat perhatian sesuai perintah Kapolri.

Disebutkan, atribut Deta dan Tikuluak tersebut, secara rutin akan digunakan seluruh personil saat upacara apel pagi yang digelar di Polres Agam, sebagai bagian dari tanggungjawab bersama dalam melestarikan budaya dan menghormati kearifan lokal.

Ditambahkan, berbagai aktivitas jajaran Polres Agam di lapangan, pihaknya mengintruksikan untuk selalu membaur dengan masyarakat sekitar, dengan merangkul ninik mamak, tokoh agama, tokoh masyarakat dan stakeholder lainnya dalam menjaga dan memelihara kamtibmas.

Selain itu, Kapolres Agam itu juga mewanti-wanti kepada seluruh personilnya agar tidak arogan dalam menjalankan tugas dan harus selalu bersikap humanis dalam melayani masyarakat.

“Sedangkan terhadap perkara pidana selain kategori sedang dan berat, upayakan penyelesaiannya secara restoratif justice dan proses penyelesaiannya sesuai adat kearifan lokal, yakni musyawaah- mufakat,” tegas AKBP Feri Ferdian.(*)

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *