Tekan Konflik Sosial, Kapolres Agam Minta Jajarannya Mengedepankan Asas Musyawarah Dan Mufakat

PortalSumbar.com – Agam, Kapolres Agam AKBP Ferry Ferdian, S.I.K meminta jajarannya untuk mengedepankan asas musyawarah dan mufakat dalam menyelesaikan konflik sosial di lingkungan masyarakat.
Hal itu ia sampaikan saat melakukan rapat konsolidasi dengan personil Polres dan Polsek jajaran diruang kerjanya, Selasa (31/5/2022).
Menurut Kapolres, penyelesaian konflik sosial secara musyawarah dan mufakat akan membuahkan hasil yang lebih optimal dari pada melakukan upaya penegakan hukum semata, karena dengan musyawarah dan mufakat kedua belah pihak yang bertikai bisa duduk secara bersama untuk menyampaikan pokok-pokok permasalahannya, sehingga berbagai solusi untuk mencari jalan penyelesaian bisa dilakukan.
“Selain itu, melalui musyawarah dan mufakat kedua belah pihak yang bertikai juga bisa saling memaafkan, sehingga tidak ada lagi pihak yang dirugikan,” katanya.
“Musyawarah dan mufakat merupakan nilai yang terkandung dalam Pancasila, melalui musyawarah kita bisa membuka ruang dialog tanpa adanya dominasi salah satu pihak, metode komunikasi seperti ini bisa menjadi sarana efektif dalam meminimalisir konflik di wilayah hukum Polres Agam,” sambung AKBP Ferry.
Saat konsolidasi tersebut, Kapolres juga ingatkan jajarannya untuk melibatkan seluruh stakeholder terkait, seperti tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh adat dalam proses penyelesaian konflik sosial.
“Kalau kita sudah duduk bersama, Insyaallah permasalahan konflik sosial bisa diselesaikan dengan tuntas dan akan menghasilkan solusi yang terbaik bagi pihak yang berkonflik,” ucap kapolres.
Hal ini akan menjadi contoh bagi masyarakat, karena ketika konflik tersebut diselesaikan dengan musyawarah, tidak akan ada satu pihak pun yang merasa dimenangkan atau dikalahkan.
“Ketika kata sepakat sudah ketemu, kedua belah pihak yang bertikai bisa membuat surat pernyataan dari hasil musyawarah yang telah disepakati tersebut,” ucapnya.
“Mudah – mudahan kedepannya masyarakat kita setuju dan mengedepankan asas musyawarah dalam menyelesaikan suatu konflik sosial sehingga hubungan tali silaturahmi pihak yang berkonflik bisa terjalin kembali,” sambungnya. (*)
Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *