Polsek Bayang Masih Yang Teringgi di Sumdarsin Kab. Pessel. Agar Ibadah Tenang Kencangkan Masker dan Vaksinasi Booster

TBNews Sumbar – Dalam rangka peran serta Polres Pessel dalam Gerakan Masyarakat Sumatera Barat Sadar Vaksin atau Sumdarsin Kapolres Pessel AKBP Sri Wibowo, S.I.K, M.H mengintruksikan kepada jajarannya.

Di Bulan penuh berkah ini, Ayo vaksinasi lengkap untuk kesiapan imun tubuh kita dalam ibadah Ramadan 1443 H dan walaupun ibadah dan mudik telah dilonggarkan kita harus mempersiapkan dengan selalu memakai masker dan vaksinasi dosis lengkap ya..! (Booster)

Mulai Kepala Satuan fungsi termasuk 11 Polsek jajaran dalam rangka ikut berperan berkontribusi dalam Sumdarsin tersebut, memobilisasi masyarakat dan ikut mendorong masyarakat di Kabupaten Pesisir Selatan untuk segera Vaksinasi.

Dalam hal menggerakkan masyarakat untuk vaksinasi guna kesehatan diri sendiri untuk mencapai Herd Immunity di kabupaten pessel yang maksimal. Jum’at 08 April 2022.

Pelayanan Publikpun juga mulai diberlakukan wajib melayani dengan menunjukkan kartu vaksinasi minimal dosis I dan dalam rangka Vaksinasi Anak U6-11 Tahun Kapolres Pessel mengatakan, kami menghimbau para orang tua agar mengajak anak-anaknya untuk ikut vaksin.

Orang tua wali murid jangan percaya kabar bohong Vaksinasi, terdata hampir 90% masyarakat yang sudah divaksin berjalan aman bahkan tubuh menjadi bugar, dengan kita sudah banyak divaksinasi akan memutus mata rantai penyebaran pandemi, bisa kita rasakan sekarang ini laju penyebaran rendah di kabupaten pessel.

Dan masyarakat agar lakukan Vaksinasi lengkap hingga Dosis 3 atau istilah Booster, dikarenakan kalau kita sudah vaksin lengkap dapat memproteksi diri guna menghindari penyebaran varian baru jenis Omicron, sehingga apabila kita sudah booster dan terpapar virus tersebut tidak akan memperparah keadaan tentunya selalu pakai masker.

Setelah di launchingnya kegiatan Lomba Sumbar Sadar Vaksin (SUMDARSIN) untuk anak usia 6-11 tahun, beberapa hari yang lalu, pihak Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) meminta terus mensosialisasikan mengimbau para orang tua agar mengajak anak-anaknya (usia 6-11 tahun) untuk mengikuti vaksinasi.

Kapolres berujar, “Kami mendorong agar para orang tua yang memiliki anak usia 6-11 tahun untuk mengajak dan mengedukasi agar ikut vaksinasi, guna menyelamatkan generasi kita dari pandemi Covid-19” Katanya.

Ia menjelaskan, untuk capaian ini diperlukan kerja sama kita semua khususnya para orang tua, agar pembelajaran tatap muka (PTM) bisa dilaksanakan 100 persen, karena kunci suksesnya vaksinasi anak terletak pada peran orang tua lebih besar dalam mengedukasi anak agar berminat dan mau divaksin untuk kesehatan mereka.

Dalam hal Vaksinasi Untuk Anak-anak ini Kapolres Pesisir Selatan AKBP Sri Wibowo, S.I.K, M.H menegaskan bahwa vaksinasi anak usia 6-11 tahun merupakan langkah positif dari pemerintah dalam rangka melindungi anak dari Covid-19. Selain itu, untuk meningkatkan rasa percaya diri orang tua ketika anak akan memulai pembelajaran tatap muka di sekolahnya.

“Jadi penting kita harus dukung vaksinasi anak 6-11 tahun ini. Karena ini terutama untuk meningkatkan percaya diri orang tua untuk menyekolahkan anaknya dalam proses pembelajaran tatap muka sehingga tidak khawatir lagi karena sudah terlindungi oleh vaksin Covid-19,”

Proses Penyuntikan vaksin kepada anak usia 6-11 tahun dilakukan dengan intramuskular atau injeksi ke dalam otot tubuh di bagian lengan atas dengan dosis 0,5 mili. Vaksinasi diberikan sebanyak 2 kali dengan interval minimal 28 hari. Sebelum pelaksanaan vaksinasi harus dilakukan skrining dengan menggunakan format standar oleh petugas vaksinasi dan jenis vaksinasi adalah Sinovac dan Pfizer yang sudah terjamin paling minim KIPI nya.

Adapun pelaksanaan vaksinasi Covid-19 anak usia 6-11 tahun didasari telah terbitnya rekomendasi dari Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional (Indonesian Technical Advisory Group on Immunizational/ ITAGI) perihal kajian vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6-11 tahun dan sudah adanya Emergency Use Authorization (EUA) dari BPOM untuk penggunaan vaksin Sinovac bagi anak usia 6-11 tahun serta Surat sosialisasi dari Provinsi Sumbar hingga tingkat Kabupaten Pesisir Selatan.

“Vaksin ini sudah mendapatkan status EUA dari BPOM dan BPOM sudah mengkaji sudah sangat lama. Bahkan izin ini sudah dikeluarkan BPOM jauh-jauh hari, serta sudah sertifikasi Halal dari MUI, jadi insyaallah aman,” tandas Kapolres.

“Alhamdulillah, hari ini berjalan lancar tanpa Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi atau KIPI dan dengan menggandeng Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan di kecamatan agar sosialisasi maksimal, serta menyediakan hiburan lagu anak, badut dan ruang vaksinasi yang dihiasi agar disukai anak serta kalau bisa tidak mengenakan atribut kedinasan yang membuat takut anak, hal ini semata – mata agar suasana gembira tetap terjaga untuk anak.

Dalam masa pandemi ini memang Masker dan Vaksinasi adalah pasangan serasi meredam laju orang terpapar virus Covid-19, terlihat dari masyarakat yang terpapar virus tersebut sekarang ini sudah melandai namun kita tidak boleh lengah dan abai, tetap mengakselerasi laju vaksinasi dan disiplin pakai masker.

Kapolres mengapresiasi dedikasi personelnya dilapangan yang terus berjibaku mengajak masyarakat dan pelajar mau divaksin, hal ini tentulah butuh mental dan semangat kebersamaan, ada yang mengantar jemput sampai ketempat vaksinasi agar vaksinasinya berjalan lancar, hal ini sebagai bakti kesehatan polri yang akan dikenang suatu nanti, kita sudah berbuat untuk negeri khususnya Pessel agar selamat dari pandemi Covid-19.

Polres Pesisir Selatan menggelar vaksinasi yakni di 11 Wilayah hukum Polsek jajarannya tersebut hal ini dibantu oleh Pemda yang tergabung Dokter dan Vaksinator dari Puskesmas setempat serta personel Koramil, yang dibagi untuk seluruh nagari-nagari menyebar menjangkau masyarakat yang akan divaksinasi tentunya hal ini semata-mata untuk mendekatkan pelayanan kesehatan vaksinasi kepada masyarakat.

Ini merupakan bukti keseriusan Polres Pessel dan pemerintahan daerah Forkopimda, Forkopimca bersama dengan Kodim 0311 Pessel dalam upaya untuk segera mencapai “Herd Immunity” di Kabupaten Pesisir Selatan termasuk vaksinasi untuk anak-anak. Ungkap Kapolres.

Khusus Untuk hasil Vaksinasi Anak Sekolah Dasar Se-Kabupaten Pessel hari ini capai 0 peserta.

Sedangkan capaian yang paling tinggi 2 hari berturut Polsek Bayang dengan jumlah 104 peserta hari ini di Kabupaten Pessel dan bertekad progres vaksinasi dosis lengkap atau booster untuk masyarakatnya dibulan Ramadan.

Adapun hasil keseluruhan vaksinasi di Kabupaten Pesisir Selatan di 24 Gerai Vaksinasi Presisi Polres Pessel antara lain.

a) KLINIK POLRES PESSEL
b) 20 PUSKESMAS
c) KODIM 0311 PAINAN
d) SDN 14 KOTO NAN TIGO
e) SDN 17 SURANTIH

4. Jumlah Peserta : 545 Orang
a. Vaksin 1 : 64 Dosis
b. Vaksin 2 : 391 Dosis
c. Vaksin 3 : 90 Dosis
Dengan Perincian sebagai berikut
1) Poliklinik Polres : 22
2) Polsek Koto XI Tarusan : 30
3) Polsek Bayang : 104
4) Polsek IV Jurai : 25
5) Polsek Batang Kapas : 11
6) Polsek Sutera : 58
7) Polsek Lengayang : 85
8) Polsek Ranah Pesisir : 54
9) Polsek Linggo Sari Baganti : 25
10) Polsek Pancung Soal : 77
11 ) Polsek BAB Tapan : 48
12) Polsek Lunang Silaut : 6

5. Jumlah penyelenggara:
a) Vaksinator : 28 Orang
b) Nakes : 33 Orang
c) Administrator : 34 Orang
d) Petugas lain : 40 Orang

6. Asal Vaksin :
a) Vaksin Polri : 180 Dosis
b) Vaksin Dinkes : 365 Dosis

7. Jenis Vaksin :
a) Sinovac : – Dosis
b) Moderna : 26 Dosis
c) Coronavac : 100 Dosis
d) Astrazenec : – Dosis
e) Pfizer : 369 Dosis
f) Covovax : 50 Dosis

8. Jumlah Penduduk : 515.549
a) Sasaran Vaksin : 400.088
b) Sudah Vaksin : 334.220
c) Belum Vaksin : 65.868

9. Uraian capaian Vaksinasi :
a) Dosis 1: 334.220 Dosis
b) Dosis 2: 225.960 Dosis
c) Dosis 3: 4.966 Dosis

10. Sisa vaksin
a. Polri : 1.876 Dosis
b. Dinkes : 7.580 Dosis
1). Sinovac : – Dosis
2). Coronavac : 3.225 Dosis
3). Moderna : 123 Dosis
4). Astra Z : 50 Dosis
5). Pfizer : 2.294 Dosis
6) Covovax : 1.888 Dosis

Kegiatan dilaksanakan sesuai Standar Operasi Pelaksanaan Vaksinasi melewati pemeriksaan data, screening oleh Nakes dan penginputan data secara digital, terakhir observasi KIPI pasca vaksin selama 30 menit semuanya berjalan lancar dan aman dengan pendampingan orang tua.

Dengan kegiatan ini yang masif sebelumnya, masyarakat hendaknya lebih sadar akan pentingnya vaksinasi disamping tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan, ingat kesehatan ditangan kita bukan ditangan berita bohong tentang vaksinasi, searching akun resmi pemerintah atau akun media resmi lainnya, jangan akun bodong dengan cek dan ricek kembali.

Memvaksin diri sendiri adalah bagian membantu pemerintah melawan pandemi karena divaksinasi berarti orang sekitar yang kita cintai akan juga terlindungi.

Mari kita saling melindungi, saling mengingatkan orang sekitar kita agar selalu pakai masker dan segera vaksin.

Dan harapannya semoga proses belajar tatap muka tetap bisa berjalan dengan kuantitas anak pelajar sudah tervaksin 100% serta masyarakat lebih dinamis melakukan aktivitas dan perekonomian kembali pulih.

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *