Bhabinkamtibmas Polsek Ranah Pesisir dan Polsek Sutera Cek Ketersediaan Minyak Goreng Jelang Satu Hari Ramadan

TBNews Sumbar – Sumbar – Instruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tersebut disampaikan melalui kegiatan Video Conference yang digelar di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (14/3/2022).

Dalam pengarahannya, Kapolri menginstruksikan kepada seluruh Kapolda jajaran untuk memastikan ketersediaan minyak goreng untuk masyarakat baik di pasar tradisional maupun pasar modern.

“Yang paling penting harus dipastikan rekan-rekan mulai hari ini, besok sampai dengan minggu depan minyak goreng harus ada di lapangan. Baik di pasar modern maupun pasar tradisional. Tolong betul-betul diawasi,” kata Sigit dalam Vicon.

Respon cepat guna menindak lanjuti Instruksi Kapolri tersebut Kapolres Pessel AKBP Sri Wibowo, S.I.K, M.H didampingi oleh Wakapolres Pessel Kompol Suyatno, S.I.K, M.H bersama Kabag Ops Polres Pessel AKP Allan Budi Kusumah Katinusa, S.I.K langsung melaksanakan perintah lanjutan kepada Satuan Fungsi dan Polsek Jajaran dengan mengeluarkan Surat Perintah oleh Kapolres Pessel Nomor Sprint:184/III/HUK.6.6/2022 Tanggal 15 Maret 2022 Tentang Monitoring dan Pengawasan Kelangkaan Minyak Goreng, Bio Solar dan Bahan pangan lainnya.

Terdiri dari personel Polres dan Polsek sejajaran sebanyak 48 personil yang dikedepankan adalah Fungsi Reskrim dan Fungsi Intelkam nantinya bertanggung jawab langsung kepada Kapolres Pesisir Selatan. Sabtu 02/04/2022.

“Saya telah teruskan Instruksi Bapak Kapolri kepada jajaran untuk pastikan kesediaan Minyak Goreng di pasar – pasar yang ada di wilayah hukum Polres Pessel dengan melakukan pendataan serta lakukan pengawasan serta pengamanannya pendistribusiannya untuk mencegah terjadinya potensi-potensi pelanggaran yang dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, termasuk Bio Solar dan bahan pangan lainnya, Tegas AKBP Sri Wibowo kepada para Pejabat Utama Polres dan para Kapolsek.

Hal ini kembali ditinjau oleh para Bhabinkamtibmas Polsek Jajaran antara lain.

Polsek Ranah Pesisir melalui Bhabinkamtibmas Aipda Robertus Restu. P. Gule, SH, M.H dan Polsek Sutera Bripka Abriza diatas meninjau langsung dan wawancara dengan para pedagang minyak goreng yang ada di Pasar – pasar tradisional maupun toko atau agen – agen kecil yang ada di wilayah hukumnya.

Peninjauan tersebut menghasilkan data sementara yang didapat rata – rata ketersediaan minyak goreng ada namun memang tidak semua merk tersedia, yang ada merk Sari Murni, Bimoli, Sovia, Rose brand, Tawon dan Kwuali dengan rata – rata harga penjualan ditingkat pedagang berkisar mulai dari 20 Ribu Rupiah sampai dengan 25 Ribu Rupiah.

Sedangkan harga minyak goreng curah ditingkat pedagang berkisar 14 Ribu Rupiah sampai dengan 21 Ribu Rupiah, namun ada juga yang kosong, semuanya disalurkan melalui toko – toko yang tersebar sedangkan pendistribusian dari CPO di Wilayah Hukum Polsek Ranah Pesisir dan Polsek Sutera tidak ada.

Hal ini juga didatakan dan di sesuaikan dengan stock barang dan kebutuhan masyarakat perhari, perminggu, perbulan dan pertahun serta di cocokan dengan jumlah penduduk setempat.

Kedua Kapolsek mengatakan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut mendukung program pemerintah dalam memonitoring penyaluran minyak goreng dari hulu ke hilir khususnya di kabupaten pessel menghindari kelangkaan dan penyelewengan yang akan berkonskwensi hukum tentunya bagi pelanggar.

Kami menghimbau kepada distributor hingga pedagang agar betul-betul menjalankan perekonomian sebagaimana amanah UU perdagangan agar masyarakat tidak terbebani dengan harga yang tinggi ataupun barang yang di palsukan untuk mencari untung sebesar-besarnya, tegas Kapolsek.

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *