Tim Edukasi Cegah Berita Hoax Sosialisasi di Politeknik Negeri Padang

TNS – Tim edukasi pencegahan berita hoax memberikan sosialisasi kepada ratusan mahasiswa Politeknik Negeri Padang dari berbagai jurusan. Sosialisasi ini dilaksanakan di aula Politeknik Negeri Padang, Sabtu (13/11).

Tim edukasi ini terdiri dari Bidhumas Polda Sumbar, Diskominfo Pemprov Sumbar, Kejaksaan Tinggi Sumbar, Pengadilan Tinggi Padang, Korem 032 Wirabraja dan Politeknik Negeri Padang.

Wakil Direktur III Politeknik Negeri Padang, Junaldi, ST. M.Kom menyampaikan terimakasih atas kehadiran Polda Sumbar bersama tim edukasi pencegahan berita hoax untuk memberikan informasi dan edukasi kepada mahasiswa.

“Saya berharap adik-adik mahasiswa untuk dapat mendengarkan dan memahami apa yang disampaikan oleh pemateri (tim), dan dapat diaplikasikan nantinya dalam kesehariannya,” katanya.

Kemudian, Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Sumbar AKBP AKBP Afriyani, SH. MH yang mewakili Kabid Humas Polda Sumbar, awalnya menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Kabid Humas Polda Sumbar, karena mendampingi Kapolda Sumbar dalam kunjungan kerja meninjau vaksinasi di beberapa daerah di Sumbar.

Selanjutnya, paparan dari Aiptu Sahman mengenai bentuk-bentuk berita yang diindikasikan hoax melalui media sosial.

“Saat ini ratusan ribu informasi maupun berita hoax tersebar di media sosial. Maka hal ini menjadi perhatian serius bagi kita untuk bersama-sama mencegah berita hoax,” katanya.

Aiptu Sahman menerangkan, bagaimana cara agar masyarakat untuk dapat mengenali ciri-ciri berita hoax dan apa yang harus dilakukan apabila menemukan suatu berita hoax.

“Cari kebenarannya informasi tersebut, saring sebelum share. Sehingga jangan sampai kita yang ikut menyebarkan berita hoax tersebut,” bebernya.

Lanjutnya, Polda Sumbar bersama Politeknik Negeri Padang telah membentuk suatu aplikasi untuk melaporkan terkait berita hoax yang ditemukan di Media Sosial. Aplikasi itu bernama “Lapor Hoax”.

“Silahkan adik-adik mengunduhnya di playstore. Jika menemukan silahkan dilaporkan. Sehingga dapat mencegah gangguan kamtibmas akibat berita hoax itu sendiri,” pungkasnya.

Diskominfo Sumbar, Indra menyampaikan terimakasih melalui Polda Sumbar dengan membentuk tim edukasi melalui perwakilan Forkopimda dan stakeholder lainnya dalam memberikan sosialisasi oleh semua stakeholder holder dan leading sektor.

“Kami mengapresiasi kepada mahasiswa Politeknik dengan aplikasi Lapor Hoax, mudah-mudahan aplikasi ini akan membantu kita dan masyarakat terkait berita-berita yang meragukan. Jika ada berita yang diduga hoax, dapat dilaporkan melalui aplikasi tersebut,” katanya.

Selanjutnya, Kasubbid Penmas AKBP Afriyani menyerahkan piagam apresiasi dari Kapolda Sumbar kepada Politeknik Negeri Padang, Ketua Jurusan, Dosen Pembimbing, serta 6 orang mahasiswa yang terlibat dalam pembuatan aplikasi “Lapor Hoax”.(*)

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *