Polsek Lunang Silaut Beri Pendampingan Penyaluran Dana Covid 19

TNS – Polsek Lunang Silaut berikan Pendampingan Penyaluran Anggaran COVID-19 agar Tepat Sasaran sesuai atas perintah Kapolres Pessel, Rabu 13/10/2021.

Bhabinkamtibmas melaksanakan monitoring dan pengamanan pembagian atau pendistribusian Bantuan BLT (bantuan langsung tunai) Dana Desa untuk per Nagari sebesar perbulanya Bulan Rp. 300.000,- (Tiga ratus ribu rupiah) dan kepada Penerima BLT atau Keluarga Manfaat masyarakat di Polsek Lunang Silaut Penyaluran BLT DD Ken. Lunang Satu untuk bulan Oktober 2021 sebanyak 49 KK.

Pendistribusian Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa ini dari Nagari Kabupaten Pesisir Selatan bagi masyarakat terdampak Virus Corona / Covid 19 di Wilayah Nagari Kecamatan diatas.

Adapun cara pendristribuan ada dengan mendatangkan masyarakat ada juga mendatangi langsung penerima manfaat ke lokasi distribusi dengan ketentuan membawa Kartu Keluarga dan KTP serta surat keterangan dari kepala kampung.

Kapolsek dilapangan bersama Wakapolsek, Kanit Intel, Bhabinkamtibmas juga memantau dan berkesempatan memberikan Himbauan atau Sosialisasi kepada warga, untuk tetap selalu mematuhi Protokol kesehatan dan mari saling mengingatkan sesama untuk selalu menerapkan Perilaku 5M, Memakai Masker, Menjaga Jarak, Mencuci Tangan Pakai Sabun Dengan Air Mengalir, Menghindari Kerumunan dan Mengurangi Mobilitas.

Perintah langsung dari Kapolres Pesisir Selatan AKBP SRI WIBOWO, S.I.K, M.H kepada Kapolsek sejajaran untuk memastikan kegiatan tersebut berjalan dengan aman dan lancar sampai berakhirnya dengan tetap mematuhi protokol kesehatan dan apabila perlu dilakukan peneguran yang humanis jangan sampai terjadi hal – hal yang tidak di inginkan di kecamatan tersebut dalam pembagian BLT dimaksud.

Kapolres menyebut, akibat pandemi maka pemerintah memberikan bansos bagi masyarakat yang terdampak perekonomiannya. Namun, bansos yang seharusnya menjadi sarana stabilisasi perekonomian masyarakat rentan untuk disalahgunakan.

Berbagai problematika terjadi dalam penyaluran bansos tersebut mulai dari penerima bansos tidak tepat sasaran, pengurangan nominal bansos, korupsi, hingga tidak diberikannya kepada masyarakat.

“Melalui kegiatan pendampingan ini, kita berharap semua pihak dapat ikut serta meningkatkan pengawasan terhadap penyaluran bansos kepada masyarakat,”

Dikatakan, hal-hal yang perlu diawasi bersama antara lain adalah, meyakinkan penerimaan bansos tepat sasaran, tidak tumpang tindih serta tidak adanya pemotongan anggaran.

“Meyakinkan data terpadu kesejahteraan sosial yang dijadikan acuan dalam penyaluran bansos telah valid dan mutakhir, meyakinkan tidak adanya unsur politik tertentu, serta transparansi dan akuntabilitas dalam penyaluran bansos,” ujar Kapolres Pesisir Selatan.

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *