Polres Sijunjung gelar Vaksinasi untuk Pelajar, Sambut peringatan Hari Bhayangkara Lalu Lintas

TNS – Percepatan vaksinasi di Kabupaten Sijunjung terus dikejar. Setelah sebelumnya pelaksanaan vaksinasi diprioritaskan untuk pelajar ditingkat SLTP dan SLTA, kini vaksinasi juga menyasar siswa di sekolah dasar (SD) yang sudah mencukupi umur 12 tahun keatas.

Seperti tadi pagi, Satlantas Polres Sijunjung bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Sijunjung, menggelar vaksinasi Covid-19 di SDN 22 Muaro Sijunjung, Selasa (28/9).

Dengan terlebih dahulu memberikan sosialisasi dan meminta izin kepada orang tua siswa, sebanyak 12 orang siswa di SDN tersebut mengikuti vaksin Covid-19 dengan jenis Sinovac. Tak hanya siswa, vaksin juga digelar untuk orang tua siswa dan masyarakat setempat yang dipusatkan di SDN 22 Muaro Sijunjung.

Kasat Lantas Polres Sijunjung, AKP Bayful Yendri didampingi Kasubbag Humas AKP Nasrul Nurdin menerangkan, pelaksanaan vaksin tersebut digelar dalam rangka HUT Bhayangkara lalu lintas yang ke-66 tahun 2021.

“Ini masih rangkaian kegiatan HUT Lalu Lintas, kemarin kita juga sudah gelar vaksin di SMAN 2 Sijunjung. Hingga kini capaian vaksin kita merupakan yang tertinggi ditingkat jajaran Satlantas Polda Sumbar dengan jumlah 1.146 orang, ditambah lagi dengan hari ini,” katanya.

Meskipun sasaran bagi pelajar, pelaksanaan vaksin juga diperbolehkan untuk masyarakat umum. “Lokasinya kita gelar di sekolah, bagi masyarakat umum yang mau ikut vaksin tetap kita fasilitasi. Berapa pun jumlahnya kita siap untuk melaksanakan,” jelasnya.

Kegiatan vaksinasi juga dihadiri oleh Kabid Sekolah Dasar pada Dinas Pendidikan Sijunjung, Ade Primawati, Kabag Sumda Polres Sijunjung.

Kepala Sekolah SDN 22 Sijunjung, Rosmalinda, M.Pd mengatakan bahwa pihaknya terlebih dahulu meminta izin dari orang tua siswa bagi anak-anak yang akan ikut vaksin.

“Di sekolah kita ada 20 siswa yang sudah berusia 12 tahu keatas, kita minta izin dulu kepada orang tua siswa, 12 orang diantaranya mendapat izin sehingga vaksin bisa terlaksana di sekolah ini,” tutur Kepala Sekolah.

Pelaksanaan vaksin di sekolah dasar tersebut, merupakan yang baru pertama kalinya dilakukan di Kabupaten Sijunjung. “Sebelum divaksin para siswa akan di screening dulu oleh petugas kesehatan, kalau dinyatakan boleh baru bisa divaksin, jadi memang sesuai prosedurnya. Sebenarnya banyak yang mau divaksin tapi kita memang menyeleksi siswa yang sudah berulang tahun yang ke 12 tahun baru bisa ikut vaksin,” jelasnya.

Dinas Pendidikan Kabupaten Sijunjung melalui Kabid SD, Ade Primawati mengatakan bahwa pihaknya siap untuk memfasilitasi percepatan pelaksanaan vaksin dikalangan pelajar.

“Kita fasilitasi dan bekerjasama dengan semua pihak agar vaksin di tingkat pelajar ini bisa mencapai sasaran. Ini akan berdampak nantinya pada pelaksanaan belajar tatap muka di sekolah,” sebutnya.(*)

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *