Cegah Covid-19, Sembilan Pos Didirikan Polres Pariaman Untuk Tutup Tempat

TNS – Sebanyak sembilan pos penyekatan untuk menutup akses ke tempat wisata didirikan Polres Pariaman. Hal tersebut dilakukan usai Pemerintah Kota Pariaman memutuskan untuk menutup seluruh objek wisatanya mulai hari ini, Minggu (16/5) hingga Senin (17/5).

Kapolres Pariaman AKBP Deni Rendra Laksmana, M.Psi menjelaskan, sembilan pos tersebut terdiri dari 8 pos bersifat stasioner atau diam ditempat, dan satu pos secara mobile atau bergerak.

“Pos mobile ini nanti akan menghalau atau mengusir pengunjung yang lolos masuk dari penyekatan atau yang masuk melewati jalan tikus,” ujarnya.

Dikatakan, delapan pos penyekatan tersebut di antaranya Pos Satu Simpang Muaro, Pos Dua Stasiun, Pos Tiga Simpang Tugu Asean, Pos Empat Simpang Rumah Bupati, Pos Lima Simpang TPI.

Kemudian Pos Enam Simpang Muaro Sunur, Pos Tujuh Simpang Penangkaran Penyu, Pos Delapan Simpang Talao Green. Sedangkan untuk Pos yang bersifat mobile berada di Pantai Gandoriah.

Setiap pos ini akan dijaga personel gabungan dari Polres, TNI, Pol PP, polisi pariwisata, Dishub, BPBD, dan petugas Pariwisata Kota Pariaman.

“Hal ini kita lakukan agar Pariaman tidak berubah menjadi zona oranye atau merah, mengingat daerah tetangga saat ini sudah berada di zona merah penyerabaran covid-19,” terang Kapolres.

“Kami akan terus melakukan evaluasi apakah nanti penyekatan ini akan terhenti di hari Senin, ataukah akan kita perpanjang. Semua itu tergantung dari tingkat disiplin dan kepatuhan masyarakat sendiri,” ujarnya menambahkan.(*)

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *