Polres Sijunjung Tak Pandang Bulu Dalam Menindak Pelanggar Hukum

TNS – Kapolres Sijunjung AKBP Andry Kurniawan menegaskan bahwa, Polres Sijunjung tidak memberikan ruang atau berkompromi kepada setiap pelaku tindak pidana kejahatan ataupun pelanggar hukum lainnya tanpa pandang bulu.

Proses pengusutan hukum yang dilakukan tetap mengacu pada aturan perundangan yang berlaku, berdasarkan fakta-fakta yang ada. Hal itu disampaikan Kapolres agar masyarakat tidak berasumsi lain terhadap penanganan kasus yang diproses oleh Polres Sijunjung.

Termasuk pengusutan tindak pidana kekerasan yang dilakukan secara bersama-sama dimuka umum yang kini ditangani Satreskrim Polres Sijunjung. Yang mana salah satu korban pada kasus itu merupakan seorang pengacara atas nama pelapor Didi Cahyadi Ningrat, dengan nomor laporan polisi: LP/32/V/2020/SPKT-SEK Kamang Baru tanggal 10 Mei 2020 kemarin.

“Semua laporan kita proses, begitu juga dengan LP ini. Setiap tahapan kita lakukan sesuai prosedurnya. Mulai dari penyelidikan, penyidikan, penetapan tersangka hingga pelimpahan berkas ke kejaksaan. Itu semua kita lakukan sesuai aturan yang ada. Atas kasus tersebut telah kita tetapkan dua orang sebagai tersangka,” tutur AKBP Andry Kurniawan didampingi Kasubag Humas Akp Nasrul Nurdin dan dua orang penyidik Satreskrim Polres Sijunjung.

Kapolres menjelaskan kronologis kejadian hingga langkah-langkah hukum yang telah dilakukan untuk mengusut tuntas kasus kekerasan tersebut. “Gelar perkara telah kita lakukan dua kali yaitu, pada Juni 2020 kemarin. Kemudian rekonstruksi, dan memintai keterangan dari saksi juga sudah dilakukan, hingga penyerahan berkas. Tapi berkas tersebut dinyatakan P18 dengan lampiran P19 oleh kejaksaan. Artinya ada yang belum lengkap yaitu berita acara rekonstruksi dari pelapor yang belum diserahkan kepada kami,” katanya.

“Kemudian kami melakukan pemanggilan terhadap pelapor agar segera menyerahkan berita acara tersebut dengan cara menyurati dan menghubungi pelapor berulang kali. Bahkan kita telah mengirimkan SP2HP sebanyak lima kali, agar pelapor segera menyerahkan berita acara. Tapi sampai saat ini masih belum kami terima sehingga prosesnya terkendala disana,” paparnya.

Ia berharap agar kasus tersebut segera tuntas. “Kepentingan kami hanya satu yaitu, penegakan hukum, tidak ada yang lain. Karena semua orang sama di mata hukum. Kami pun melakukan prosesnya sesuai aturan hukum. Jadi jangan sampai masyarakat berasumsi kalau penyidik tidak bekerja atau kasus ini tidak diproses,” sebut Kapolres, Jumat (19/2).

Pihaknya mengimbau agar setiap masyarakat bersikap kooperatif dalam penegakan hukum. “Kita minta agar semua pihak kooperatif dalam penegakan hukum, karena semua ada ketentuannya. Terkait kasus ini kita meminta pelapor segera menyerahkan berita acaranya, sehingga kelengkapan berkas bisa dinaikan ke Kejaksaan Negeri Muaro, Sijunjung,” harapnya.

Ditegaskannya, Polres Sijunjung tidak memberikan ruang kepada pelaku kejahatan tanpa memandang apapun. “Setiap pelaku kejahatan akan kita tindak tegas, meski berasal dari kalangan apapun karena negara kita negara hukum. Semua kita berhak atas perlindungan hukum dan ditindak sesuai ketentuan hukum jika melakukan kejahatan,” pungkasnya.

“Silahkan masyarakat melihat sendiri bagaimana kita selama ini dalam menegakkan hukum di Sijunjung. Baik itu pejabat atau dari kalangan apapun tetap kita tindak jika melanggar hukum. Jadi siapapun orangnya kalau membuat gaduh dan mengganggu Kamtibmas, kita tindak tegas. Tidak ada ruang diberikan untuk pelaku kejahatan,” tambahnya. (*)

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *