Diduga Sering Edarkan Sabu, Dua orang Pemuda Ditangkap Satnarkoba Polres Pariaman

TNS- Dua orang yang diduga sebagai pengedar Narkotika jenis sabu berhasil ditangkap Satnarkoba Polres Pariaman, Minggu sore (26/9/2020) di rumah pelaku di Desa Taluak, Kec. Pariaman Selatan, Kota Pariaman.

Kapolres Pariaman AKBP Deny Rendra Laksamana melalui Kasubbag Humas AKP Syafrudin L menuturkan, Satnarkoba Polres Pariaman berhasil menangkap dua orang yang diduga sebagai pengedar narkotika jenis sabu-sabu.

“Iya kedua pelaku diduga kuat berperan sebagai penjual atau pengedar,” katanya.

Dari kedua pelaku masing-masing berinisial RN alias Baron  39 tahun  warga  desa Taluak, Kecamatan Pariaman Selatan, Kota Pariaman dan H 39 tahun warga desa Taluak Kecamatan Pariaman Selatan Kota Pariaman, polisi berhasil menyita barang bukti :
1. 1(satu) paket kecil diduga kuat Narkoba jenis sabu
2. 1(satu) buah timbangan digital
3. Seperangkat alat hisap sabu
4. 6 (enam) pack kecil plastik pembungkus sabu
5. Uang sebanyak Rp 1.120.000,-_
6. 7 buah mancis
7. 1(satu) buah buku catatan penjualan narkoba jenis sabu
8. 3(tiga) unit Hp berbagai merk.

Ia menambahkan, penangkapan terhadap kedua pelaku berawal dari laporan masyarakat, yang mana di rumah pelaku sering dijadikan sebagai tempat transaksi narkoba jenis sabu .  Berbekal informasi tersebut  jajaran sat narkoba Polres Pariaman  langsung melakukan penyelidikan di TKP . Dari hasil penyelidikan  didapat  informasi  bahwasanya pelaku memang sering melakukan transaksi di  di kediamannya,  tidak menunggu lama  tim sat narkoba  langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku  dan berhasil menyita  barang bukti.

Pelaku dan barang bukti diamankan di Polres Pariaman  untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Saat ini tim satnarkoba Polres Pariaman masih melakukan pengembangan terhadap kasus tersebut.

Mari kita sama-sama memerangi narkoba dan mari kita jadikan Kota Pariaman sebagai Kota bebas narkoba,  pungkasnya.

 

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *