Pengedar Sabu Disikat Satnarkoba Polres Bukittinggi

TNS – Walaupun saat ini masih pandemik Covid-19, namun para pengedar narkoba tidak peduli atas suasana tersebut, hanya demi mencari keuntungan tanpa hasil keringat alias haram. Itulah yang terjadi pada hari Selasa tanggal (15/9/2020) pukul 22.00 WIB, dimana Satnarkoba Polres Bukittinggi berhasil menyikat pelaku narkoba tersebut.

Kapolres Bukittinggi AKBP Dody Prawiranegara, S.Ik didampingi Kasat Narkoba AKP Aleyxi Aubedillah dan Kasubbag Humas AKP Robinhot Sitinjak membenarkan, bahwa jajarannya telah menangkap dua orang pelaku pengedar narkoba jenis sabu.

Kapolres menjelaskan, kronologi singkat penangkapan kedua pelaku sesuai dengan hasil penyelidikan Opsnal Sat Resnarkoba Polres Bukittinggi, mendapatkan informasi bahwa tersangka berinisial LNS (33) akan melaksanakan transaksi narkotika di Simpang Mancuang Jorong Baruah Nagari Padang Tarok Kecamatan Baso Kabupaten Agam.

Selanjutnya tim opsnal yang dipimpin langsung oleh Kasat Narkoba langsung mendatangi tempat kejadian, dan melakukan pengamatan didampingi oleh saksi-saksi. Dan tidak berapa lama datanglah seseorang yang berinisial LNS membawa kendaraan sepeda motor.

“Ketika dilakukan penangkapan dan pemeriksaan terhadap LNS, ditemukan 1 paket narkotika diduga jenis sabu yang terbungkus plastik klip warna bening, dan dibungkus kertas tisu warna putih,” ujarnya.

Jajaran Opsnal tidak berdiam hanya penangkapan terhadap LNS, setelah dilakukan pengembangan tentang asal usul barang haram tersebut, diperoleh keterangan bahwa narkotika didapatkan dari seseorang yang berinisial RA (28).

“Kemudian petugas mengamankan RA, disita dari RA berupa 1 unit handphone merk Vivo warna biru yang digunakan untuk transaksi, selanjutnya kedua tersangka LNS dan RA, bersama barang bukti lainnya 1 unit Sepeda Motor merk Yamaha Vega warna merah No Pol BA 2335 VA dibawa ke Polres Bukittinggi untuk proses lebih lanjut,” jelasnya.

“Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 114 jo Pasal 112 jo Pasal 127 Undang-undang Nomor 35 tahun 2009,” ujar Akp Aleyxi. (*)

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *