Berbagai Ungkapan Rasa Syukur oleh Penerima Bantuan dari Polres Payakumbuh

 

TNS – Sambil mendata penerima Bansos (bantuan sosial) baik dari pemerintah pusat maupun provinsi, Polres Payakumbuh kembali membagikan Sembako kepada masyarakat yang terdampak secara ekonomi akibat wabah Corona. Senin (27/4) lalu.

“Ada sebanyak 50 paket sembako yang terdiri dari 1 Kg gula pasir, 1 Kg minyak, 1 kotak the, 5 Kg beras, dan 4 bungkus mie instan”, ucap Kapolres Payakumbuh AKBP Dony Setiawan, S.Ik melaui Kabag Sumda Kompol Russirwan.

Aksi sosial tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Payakumbuh didampingi oleh Wakapolres, para Kabag, Kasat, Bhabinkamtibmas serta personel Polres Payakumbuh dengan mengelilingi Kota Payakumbuh sambil mendatakan masyarakat penerima Bansos dari pemerintah.

“Bantuan sembako ini dibagikan kepada masyarakat Kota Payakumbuh yang menggantungkan ekonominya dari pekerjaan harian untuk mencukupi kebutuhan keluarga, adapun dalam pembagian sembako ini kita tujukan kepada fakir miskin, tukang becak, dan pemulung”, terang Kabag Sumda.

Mereka yang mendapat sembako mengaku senang dengan bingkisan sembako. “Alhamdulillah sangat terbantu dengan pemberian sembako gratis ini. Apalagi sejak adanya virus corona penghasilan kami menurun”, ucap Edi, salah satu tukang becak.

Marwin (50 tahun), salah seorang warga penerima sembako dari Kapolres Payakumbuh tersebut, berkali-kali mengungkapkan rasa syukurnya begitu menerima bantuan sembako tersebut.

“Alhamdulillah, terimakasih atas Rezeki yang engkau kirimkan lewat bapak-bapak polisi ini. Bagi orang mampu, mungkin bantuan ini tak berarti apa-apa, tapi bagi kami ini adalah anugerah yang tiada bertara,” gumamnya dengan wajah sabak.

Tak hanya Marwin, Nuraida (51 tahun) yang telah ditinggal mati suaminya, juga tak kalah bersyukur menerima sembako itu.

“Bingkisan ini sangat bermanfaat bagi kami dan anak-anak, karena dapat membantu kelangsungan hidup keluarga kami,“ kata ibu Ida yang tanpa sadar air mata terlihat meleleh dari pelupuk matanya.

Kompol Russirwan mengatakan, penyerahan paket sembako tersebut sengaja dilakukan sambil keliling Kota Payakumbuh, agar warga penerima sembako tidak perlu berkumpul di satu tempat.

Sementara, Kapolres menyebut bantuan sembako tersebut sengaja diantar oleh jajaranya kepada warga, agar warga tidak berkumpul di suatu tempat.

“Sebelumnya ada 1 ton beras yang sudah didistribusikan kepada warga. Ini kami lakukan sambil menunggu pemerintah melakukan pendataan terhadap penerima Bansos,” tambah Kapolres Payakumbuh.

Menutur Kapolres, sampai saat ini, Pemkot Payakumbuh masih melakukan pendataan penerima Bansos program jaringan pengaman sosial pemerintah.

“Sambil menunggu realisasinya, kita melakukan pendataan dan langsung membagikan bantuan seadanya. Ada sumbangan dari anggota Polres dan donasi dari warga kita langsung salurkan kepada warga yang membutuhkan“, pungkas Kapolres.(*)

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *