Ciptakan Situasi Kondusif, Polres Bukittinggi Gelar FGD dengan Pemuda

TNS_ Untuk dapat menekan gangguan Kamtibmas di suatu daerah, maka perlu dilakukan solusi agar gangguan Kamtibmas tersebut dapat ditekan, dan bila perlu di zerokan melalui jalur koordinasi dan kerjasama diseluruh stake holder. Itulah yang dilakukan oleh Polres Bukittinggi melalui kegiatan Forum Group Discusion (FGD), Rabu tanggal (5/2/2020).

Kapolres Bukittinggi Akbp Iman Pribadi Santoso, SIK, MH didampingi oleh Kasat Binmas Polres Bukittinggi Akp Reddy Triananto, SH,MH, dan Kasat Reskrim diwakili oleh KBO Reskrim Polres Bukittinggi Iptu Anidar, SH, menjelaskan bahwa saat ini masih banyak kejadian pencurian kenderaan bermotor (Curanmor) di wilayah hukum Polres Bukittinggi ini, yaitu di Kota Bukittinggi dan Agam Timur, oleh karena itu lanjut Kapolres bahwa perlu dilakukan antisipasi melalui kerjasama semua stake holder.

Sebagai penanggung jawab Harkamtibmas, Polri akan selalu berupaya dan berusaha untuk menjaga kondisi keamanan yang kondusif ditengah-tengah masyarakat, dan ini dapat tercapai adalah hanya dukungan dan kerjasama semua elemen masyarakat di Kota Bukittinggi dan Agam Timur ini.

Maka melalui kegiatan FGD saat ini yang diikuti oleh para Pemuda Kota Bukittinggi, Pemuda Kecamatan Banuhampu, dan Pemuda Kecamatan IV Koto, diharapkan dapat mencari solusi untuk menekan angka kriminal Curanmor, demikian Kapolres mengharapkan dengan adanya kegiatan diskusi saat ini, dan juga diharapkan pemuda sebagai penggerak dalam mengantisipasi dan menekan setiap ganguan kamtibmas.

Dalam FGD ini sebagai pengarah Kbo Reskrim, dan moderator adalah Kasat Binmas. Dalam kegiatan FGD tersebut para pemuda sangat antusias, dan dengan semangat mengikutinya, kemudian dalam diskusi juga banyak tanya jawab tentang Thema yang diangkat, yaitu Antisipasi Kejahatan Pencurian Kendaraan Bermotor.

Melalui kegiatan FGD ini, maka disepakati agar para pemuda di masing-masing diwilayah untuk dapat menekan kejahatan Curanmor, dan bahkan kejahatan lainnya, bila perlu pemuda sedapat mungkin menzerokan kejahatan tersebut, dan itu dapat dilakukan melalui kepedulian dan kerjasama semua elemen masyarakat termasuk pemuda yang ada di Dusun, Jorong, Nagari, RT/RW, dan Kelurahan, bahkan sampai tingkat Kecamatan.

Kasat Binmas sebagai penanggung jawab pelaksana FGD, menjelaskan bahwa Pemuda yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 50 (lima puluh) orang, dan kegiatan ini dilakukan secara rutin, melalui FGD ini juga kita dapat mengetahui permasalahan yang terjadi ditengah-tengah masyarakat, demikian Akp Reddy Triananto, SH,MH.

(Humas ResBkt).

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *