2 Penjual Merkuri Tanpa Izin Ditangkap Ditreskrimsus Polda Sumbar

TNS – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumbar, berhasil mengungkap penjual merkuri (air raksa), tanpa dilengkapi izin usaha.

“Jadi ini sangat ilegal,” kata Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Setianto, S.Ik didampingi Kasubdit IV Ditreskrimsus AKBP Iwan Ariandi, S.Ik dan Kasubbid Penmas AKBP Nurbaiti, Kamis (16/1) saat menggelar release.

Dalam hal ini, Polda Sumbar menangkap dua orang tersangka, yakni Z (49) alias E dan RM (45).

“Terhadap Z TKP nya di Jorong Tanjung, Kecamatan Pulau Punjung, Dharmasraya, sedang RM TKP nya adalah di Simpang Kalumpang, Kecamatan Koto Tangah, Padang,” ucap Kabid Humas.

Selanjutnya, Kasubdit IV Ditreskrimsus AKBP Iwan Ariandi mengungkap, penangkapan terhadap kedua tersangka merupakan hasil dari informasi masyarakat, lantaran banyaknya illegal mining di Sumbar.

“Jadi perintah pak Kapolda untuk segera ditindaklanjuti. Kemudian dilakukan penyelidikan dan didapat informasi dari masyarakat ada orang yang menjual belikan merkuri,” katanya.

Lanjutnya, saat dilakukan penangkapan terhadap Z diamankan 75 botol merkuri. Untuk tersangka RM diamankan sebanyak 82 botol merkuri atau sekitar 82 Kg.

“Kedua tersangka melanggar pasal 104 dan 106 Undang-undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan, atau Pasal 62 ayat 1 Jo Pasal 8 Undang-undang Perlindungan Konsumen. Berdasarkan peraturan Menteri Perdagangan tentang pengawasan dan pendistribusian bahan berbahaya,” terang AKBP Iwan.

Kabid Humas menambahkan, kedua tersangka tidak ada saling berkaitan. Namun mereka menjual merkuri tersebut kepada para penambang emas liar.

“Mereka pesan dari Jakarta, kemudian di jual ke Sumbar. Mereka menjualnya tanpa izin,” pungkasnya.(*)

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *