Pengungkapan Praktek Prostitusi, Polda Sumbar : Berkat Informasi dari Masyarakat

TNS – Terkait dengan pengungkapan kasus praktek prostitusi di Kota Padang oleh Polda Sumbar, Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Setianto, S.Ik menjelaskan bahwa pengungkapan tersebut setelah petugas
menerima informasi dari masyarakat.

Dari informasi itu, Ditreskrimum Polda Sumbar kemudian menindak lanjuti dengan melakukan razia dengan hasil diamankannya lima orang.

“Tiga adalah korban, dan dua orang adalah pelakunya yaitu seorang ibu dan anak,” ucap Kombes Pol Satake Bayu, Selasa (14/1) di Mapolda Sumbar.

Untuk tiga orang yang menjadi korban, salah satu di antaranya merupakan anak di bawah umur berinisial R, sedang dua lainnya yakni Y dan A.

“Untuk korban kita bawa ke panti sosial di Solok. Disana akan dilakukan pembinaan,” terangnya.

Dikatakan Kabid Humas, kedua pelaku mucikari tersebut telah melakukan aksinya kurang lebih empat sampai lima bulan.

Kepada kedua tersangka, akan dikenakan Undang-undang Perlindungan Anak dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

“Ancamannya di atas sepuluh tahun,” pungkas Kabid Humas Polda Sumbar.

Sebelumnya, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumbar berhasil mengungkap adanya praktek prostitusi yang berkedok rumah kosan di jalan Adi Negoro, Kelurahan Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang.

Tersangka diketahui dua orang yang merupakan ibu dan anak, dengan perannya sebagai mucikari. Kedua tersangka berinisial H (54) dan D (30).(*)

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *