Pengamanan TdS 2019 Dinilai Excellent

TNS – Penyelenggaraan Sport Tourism Tour de Singkarak (TdS) ke-11 tahun 2019 dinilai lebih sukses dibandingkan penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya. Bahkan meraih predikat excellent atau luar biasa dari sisi keamanannya. Namun kesuksesan tersebut harus terus dievaluasi sehingga pelaksanaan tahun-tahun mendatang lebih baik lagi.

Dikutip dari harian umum Padang Ekspres, Kepala Biro Operasi Polda Sumbar sekaligus Kepala Perencanaan dan Pengendalian TdS 2019, Kombes Pol Firly RS mengatakan secara keseluruhan khususnya dalam hal keamanan pelaksanaan TdS 2019, berjalan sukses, aman, dan lancar.

Kesuksesan itu merupakan hasil kerja sama yang solid dari seluruh anggota kepolisian dan pihak terkait lainnya di seluruh etape TdS 2019.

”Di internal kepolisian, sejak awal kami sudah mempersiapkan secara matang mengenai pengamanan agenda TdS 2019 ini. Termasuk salah satunya penyediaan kendaraan sepeda motor berstandar yang dipakai marshall dalam balapan,” jelasnya ketika dihubungi Padang Ekspres, kemarin.

Hal yang sangat diapresiasi dalam perencanaan dan pengendalian keamanan selama TdS 2019 yakni adanya persiapan pengamanan TdS melalui video conference ke seluruh kabupaten dan kota yang dilalui peserta TdS 2019.

“Jadi dalam video conference tersebut seluruh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) masing-masing daerah bisa saling bertanya tentang kesiapan daerah mereka sehingga tahu apa saja yang harus dipersiapkan untuk TdS 2019,” ungkapnya.

Dirinya bersyukur, perencanaan dan pengamanan selama TdS 2019 mendapatkan apresiasi luar biasa dari wasit internasional TdS 2019. Kombes Pol Firly RS selaku Kepala Perencanaan dan Pengendalian, Wakil Direktur Binmas AKBP Andri Sy selaku Kakorlap, dan Kasat PJR Polda Sumbar AKBP Yudi selaku Kepala Panwal TdS mendapatkan predikat excellent dari wasit internasional tersebut.

“Jadi secara keseluruhan pelaksanaan TdS 2019 jauh dari kata insiden atau hal-hal buruk. Semua berjalan sesuai yang telah direncanakan. Bahkan, semua bersyukur bisa melebihi ekspektasi kita sebelumnya,” tukasnya.

Terkait evaluasi pengamanan, Firly mengatakan sebaiknya untuk TdS 2020 Pemprov Sumbar melalui dinas terkait bersama instansi lainnya bisa mengurangi jumlah pedagang yang berjualan di lintasan TdS 2019 terutama pada garis start dan finish.

Dengan banyaknya pedagang kaki lima atau pedagang kuliner yang berjualan di garis finish, katanya bisa mempersempit akses jalur pebalap oleh keramaian pengunjung sehingga potensi terjadinya insiden sangat terbuka lebar.

“Logikanya sederhana, berapa lama sih pebalap dan keramaian pengunjung di garis start dan finish, tidak berjam-jam. Jadi untuk apa berjualan di sana. Sehingga perlu ditata dengan baik, tidak dekat start dan finish,” ungkapnya.

Firly menyebutkan, evaluasi tersebut tidak bermaksud menghalangi perekonomian masyarakat atau pelaku UMKM. Namun, lebih pada mengutamakan keamanan pebalap dan penonton sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Artinya dilakukan pencegahan sejak awal.

“Saran saya sih lebih baik para PKL diberikan tempat atau stand-stand yang menjual pernak-pernik khas Sumbar. Apalagi tujuan TdS meningkatkan pariwisata dan pendapatan masyarakat. Tapi, lokasinya di luar jalur start dan finish TdS,” tukasnya.

Ia berharap segala kekurangan dan saran bisa menjadikan pelaksanaan TdS 2020 lebih baik sehingga target peningkatan pariwisata Sumbar pun terwujud.
Sementara itu Race Director TdS 2019 Jamaluddin Mahmood kepada Padang Ekspres mengatakan, dirinya sangat mengapresiasi pelaksanaan TdS 2019 yang berjalan aman dan sukses. Menurutnya, kesuksesan pelaksanaan annual sport tourism tersebut merupakan hasil kerja sama berbagai pihak.

Menurutnya, jika dibandingkan pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya, TdS 2019 terbilang lebih baik dari berbagai sektor, termasuk pengamanan dan pengendalian situasi di lapangan.

“Jadi secara keseluruhan TdS 2019 berjalan sukses. Kami dari jajaran Race Director pun sangat mengapresiasi kerja sama antara berbagai pihak dalam pelaksanaan balapan sepeda bergengsi di Sumbar ini,” jelasnya.

Di samping itu, Jamaluddin menuturkan, keberhasilan TdS 2019 tidak terlepas dari kerja sama pengamanan dan pengendalian lapangan oleh petugas kepolisian dari Polda Sumbar.

“Pengamanan di jalur balapan sendiri patut diacungi jempol. Evaluasi secara keseluruhan dari TdS dalam hal keamanan sangat luar biasa. Bahkan pengaman TdS yang dilakukan petugas kepolisian Polda Sumbar mendapatkan predikat excellent dari wasit internasional,” ungkapnya.

Lebih lanjut Jamaluddin menyampaikan, keamanan dari pebalap dan masyarakat yang menonton TdS merupakan hal wajib yang harus dilakukan. Petugas kepolisian pun telah bekerja keras termasuk melakukan briefing baik sebelum lomba dan setelah lomba.

“Kami pun berharap pada pelaksanaan TdS tahun 2020 akan berjalan dengan sukses dan bahkan melebihi dari apa yang telah dicapai pada pelaksanaan TdS 2019,” harapnya.

Terpisah, Kepala Bidang Promosi Pariwisata Dinas Pariwisata Sumbar, Hendri Agung mengatakan, berdasarkan evaluasi berbagai pihak, penyelenggaraan TdS 2019 berjalan sukses dan tanpa adanya insiden yang serius. Ia pun mengapresiasi kinerja dari berbagai pihak termasuk pihak kepolisian yang telah berkerja keras dalam pengamanan dan pengendalian situasi selama TdS 2019 berlangsung.

“Kami dari Pemprov Sumbar berterima kasih kepada Kombes Pol Firly RS selaku Kepala Perencanaan dan Pengendalian, Wakil Direktur Binmas AKBP Andri Sy selaku Kakorlap, dan Kasat PJR Polda Sumbar, AKBP Yudi selaku Kepala Panwal TdS yang telah ikut menyukseskan TdS 2019,” ujarnya.

Bahkan Agung mengungkapkan, pelaksanaan TdS 2019 khususnya pada sektor keamanan mendapatkan apresiasi dari wasit internasional TdS 2019 dengan predikat excellent atau luar biasa.

”Ini juga suatu kebanggaan dan pemicu bagi kami untuk lebih bekerja keras menyukseskan TdS 2020,” tukasnya. (*)

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *