BHABINKAMTIBMAS POLSEK BUKITTINGGI BERI PENYULUHAN ANAK PUNK

TNS_ Baju kumal, bertato, wajah lusuh serta rambut gondrong memang sudah menjadi ciri khas anak-anak punk, kesan pertama saat berjumpa dengan mereka tentunya kita semua akan merasa risih dan juga takut, kebanyakan meraka berkumpul di perempatan lampu merah.

Sungguh miris melihat generasi muda seperti ini, yang masih muda dengan badan yang sehat dan kuat namun mereka menjadi anak punk yang mengamen dipinggir jalan. Bukan memandang remeh pekerjaan seorang pengamen, namun karena yang mereka lakukan hanya sekedar mencari kesenangan dan digunakan untuk berfoya – foya. Oleh sabab itu yang dilakukan Bripka Prima Febriansyah, SH anggota Bhabinkamtibmas Kelurahan Pulai Anak Air Polsek Bukittinggi Polres Bukittinggi ketika tengah melaksanakan patroli dialogis didaerah Binaanya melihat beberapa anak punk yang sedang duduk makan bersama di pinggir jalan Bypass Bukittinggi. Bhabin tersebut langsung menghampiri untuk berdialog lakukan pembinaan dan penyuluhan kamtibmas, Senin (28/10/2019).

Disampaikan, untuk selalu menjaga ketertiban umum, karena  keamanan adalah tanggungjawab kita bersama. Mari kita pelihara bersama dan saling mengingatkan untuk saling menjaganya.
“Jadilah Polisi pada diri sendiri maupun orang lain di sekitar kita,” ucap Bripka Prima Febriansyah,SH.

Bhabinkamtibmas menghimbau kepada anak-anak punk untuk tidak melakukan aksi pemerasan, penyalahgunaan narkoba, minum-minuman keras, seks bebas serta melakukan aksi tindak pidana lainnya seperti mencuri.

“Aksi tersebut dapat meresahkan masyarakat dan juga merupakan pelanggaran hukum, dimana pelakunya dapat dipidana dan diproses sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku yang dapat merugikan diri sendiri dan pastinya membuat keluarga kalian sedih.” terang Bripka Prima Febriansyah,SH kepada anak-anak punk.

Ditempat terpisah, Kapolsek Bukittinggi AKP Dedy Ardiansyah Putra, SH.SIK mengatakan, bahwa terkait dengan banyaknya anak-anak yang keluar dari sekolah dan menjadi anak punk harus ditangani sedini mungkin bersama dinas terkait lainnya, karena hal tersebut dapat merusak generasi penerus bangsa. Dengan adanya pembinaan dan penyuluhan ini diharapkan anak-anak punk bisa sadar dan kembali untuk kembali ke rumah mereka.

(MasY/Humasresbkt).

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *