Peringati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-67 di Polda Sumbar

TNS – Peran sebagai Bhayangkari (istri Polri) sangat berpengaruh dalam menunjang tugas seorang anggota polri. Namun, Bhayangkari juga harus bisa menjaga sikap.

“Peran Bhayangkari sangat menentukan untuk suaminya, yang jelas untuk menunjang suaminya supaya bertugas dengan baik,” kata Kapolda Sumbar Irjen Pol Drs. Fakhrizal, M.Hum usai memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke 67 tahun, Senin (21/10) , di Mapolda Sumbar.

Pada peringatan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-67, dihadiri oleh Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Drs. Damisnur. AM, SH. MM, pejabat utama Polda Sumbar, para Kapolres, Ketua Bhayangkari Daerah Sumbar Ny. Ade Fakhrizal, pengurus Bhayangkari Daerah Sumbar dan Ketua Bhayangkari Cabang se Sumbar.

Sementara itu, Ketua Bhayangkari Daerah Sumbar, Ny. Ade Fakhrizal, mengatakan, sebagai istri anggota polri seluruh Bhayangkari harus berkomitmen mendukung tugas Bhayangkara.

“Sebagai Bhayangkari, kita harus menjaga nama baik suami kita, selagi menjadi istri polisi. Di dalam organisasi ada ketentuan yang mengatur,” ujar Ny. Ade Fakhrizal, yang juga istri Kapolda Sumbar.

Ny. Ade Fakhrizal mengingatkan kepada seluruh anggota-anggota Bhayangkari agar menjaga sikap dan perbuatan dengan baik. Jangan sampai sikap dan perbuatannya bisa merugikan suami, anngota Polri.

“Kita selalu memberikan imbauan-imbauan kepada anggota Bhayangkari agar berperilaku baik di lingkungan masyarakat, termasuk juga menggunakan media sosial,” katanya.

Lanjutnya, Bhayangkari merupakan organisasi anggota Polri. Oleh sebab itu, pihaknya sangat mengharapkan organisasi tersebut dapat lebih maju dan dikenal di dunia internasional.

“Kami selalu mengisi kegiatan di bidang sosial dan budaya sampi di mancanegara. Tujuannya, supaya Bhayangkari lebih maju lagi dan dikenal oleh dunia internasional,” tuturnya.

Ia menyampaikan, salah satu cara memperkenalkan Bhayangkari di dunia internasional dengan mengenalkan budaya masing-masing daerah.

“Banyak negara-negara yang didatangi oleh Bhayangkari, misalnya Australia, Jerman. Masing-masing Bhayangkari ada perwakilannya, kebetulan baru-baru ini budaya Palembang dan Lombok,” jelasnya.

Ade mengakhiri kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke 67 tahun. Kegiatan itu diselenggarkan setiap tahun.

“Temanya, mendukung potensi anggotanya untuk menjadi SDM unggul menuju Indonesia maju. Bhayangkari itu sudah bagus, suskes tugas polri pasti didampingi Bhayangkari,” pungkasnya.(*)

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *