Pembinaan Tradisi Polwan Polda Sumbar

TNS – Biro SDM Polda Sumbar menggelar pembinaan tradisi kepada personel Polwan Polda Sumbar, Kamis (17/10) di ruang rapat besar Mapolda.

Pada pembinaan tersebut, materi yang disampaikan terkait penguatan nilai-nilai Tri Brata dan Catur Prasetya dalam rangka menangkal berkembangnya paham intoleran dan radikalisme.

Kegiatan ini dihadiri oleh senior Polwan, Kombes Pol Nina Febrilinda (Kabid Hukum Polda Sumbar), Kabagwatpers Rosdm AKBP Jamalul Ihsan dan seluruh Polwan Polda Sumbar.

Kabiro SDM Polda Sumbar Kombes Pol Hendra Wirawan, S.Ik yang membuka pembinaan tradisi Polwan mengatakan, kegiatan yang dilakukan ini agar polwan di jajaran Polda Sumbar memahami tugas dan aturan yang berlaku di kepolisian.

“Para polwan harus memahami Peraturan Kapolri (Perkap) nomor 14 tahun 2011 tentang Kode Etik Profesi Polri”, katanya.

Dalam Perkap tersebut, di Pasal 6 ayat 1 berbunyi setiap anggota Polri wajib :
a. Setia kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;

b. Menjaga keamanan dalam negeri yang meliputi terpeliharanya keamanan dan ketertiban masyarakat, tertib dan tegaknya hukum, terselenggaranya perlindungan, pengayoman, dan pelayanan masyarakat serta terbinanya ketentraman masyarakat dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia;

c. Menjaga terpeliharanya keutuhan wilayah NKRI;

d. Menjaga terpeliharanya persatuan dan kesatuan bangsa dalam kebhinekatunggalikaan dengan menjunjung tinggi kedaulatan rakyat;

e. Mengutamakan kepentingan bangsa dan NKRI daripada kepentingan sendiri, seseorang, dan/atau golongan;

f. Memelihara dan menjaga kehormatan bendera negara sang merah putih, bahasa Indonesia, lambang negara Garuda Pancasila, dan lagu kebangsaan Indonesia Raya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;

g. Membangun kerja sama dengan sesama pejabat penyelenggara negara dan pejabat negara dalam pelaksanaan tugas; dan

h. Mersikap netral dalam kehidupan berpolitik.

“Buka mata buka telinga apabila ada menemukan rekan kita yang menyimpang apalagi terkait hal ini”, ucapnya.

Terpisah, Karo SDM Polda Sumbar menyampaikan pembinaan yang dilakukan sekarang ini, untuk mengembalikan pemahaman Polwan sesuai dengan Tri Brata dan Catur Prasetya.

“Maka kami melakukan penguatan dan pembinaan terhadap Polwan khususnya untuk menghilangkan sikap intoleran”, jelasnya.(*)

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *