Kapolres Sijunjung ajak Murid dan Guru di SMKN 2 Sijunjung untuk Teliti dalam Menerima Informasi

TNS – Di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Sijunjung, Kapolres Sijunjung AKBP Driharto S.Ik berkesempatan menjadi Inspektur Upacara (Irup) pengibaran bendera, Senin (14/10).

Selain Kapolres, kegiatan tersebut dilaksanakan serentak di seluruh SMA/SMK oleh Pejabat Utama Polres Sijunjung.

Dalam amanatnya, Kapolres Sijunjung memberikan motivasi serta mengingatkan kepada para siswa siswi SMKN 2 Sijunjung agar menerapkan etika seorang pelajar dalam kehidupan sehari-hari dengan belajar tekun, rajin dan semangat demi meraih cita-cita dan masa depan.

“Masa depan siswa siswi sekalian yang bersekolah di sekolah ini ada di tangan adik adik sendiri,” ungkap AKBP Driharto.

Selain itu kapolres juga menambahkan kepada siswa dan para guru agar bijak dalam menggunakan medsos, serta teliti dan berhati-hati dalam menanggapi informasi ataupun berita hoax tanpa mencari kebenarannya terlebih dahulu.

“Di zaman era digital saat ini, kepada siswa dan guru yang hadir agar tidak mudah percaya dengan informasi-informasi yang beredar di medsos yang sumbernya tidak bisa dipertanggungjawabkan serta mengandung unsur SARA dan radikalisme,” tambahnya.

Kapolres juga menghimbau kepada siswa dan guru agar melengkapi surat kendaraannya dan juga memperhatikan etika berlalu lintas di jalan raya sesuai dengan ketentuan dan perundang undangan yang berlaku.

“Bisa menata kehidupan masa depan baik dari kehidupan sehari hari di awali dengan belajar kerja keras agar bisa sukses nanti kedepan serta saling menghargai,” urainya.

Sementara itu Kepala Sekolah SMK Negeri 2 Sijunjung Aristo Amri S.Pd,MM mengatakan bahwa pihak sekolah sudah membangun karakter siswa yang sudah diterapkan di SMK Negeri 2 Sijunjung sesuai program yang ada.

“Dengan kehadiran Kapolres Sijunjung sebagai Irup di SMKN 2 Sijunjung ini kami pihak sekolah sangat mendukung dan mengucapkan terima kasih hingga bisa menambah wawasan siswa terhadap berbagai hal hal yang bisa di cegah oleh siswa itu sendiri termasuk etika dalam bermedsos dan bermasyarakat sebagai seorang pelajar,” terangnya.

Menurutnya, salah satu contoh yang di bangun untuk nilai karakter mulai dari kegiatan sekolah kepada siswa adalah tertib lalu lintas seperti menggunakan helm,” tutupnya.(*)

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *