Diduga Pengedar Narkoba, Polres 50 Kota Lumpuhkan Seorang Pria

TNS – Polres Limapuluh Kota melumpuhkan pria berinisial YD (35) warga Rumbai Kota Pekan Baru yang diduga pengedar narkoba jenis sabu di Mako Polres tersebut, Sabtu (7/9) sekitar pukul 09.00 WIB.

YD dilumpuhkan lantaran mengacungkan senjata api, dan berusaha kabur saat petugas mencoba memberhentikan mobil yang dibawanya. Ia tewas dengan luka tembakan di bagian leher dan tangan. Polisi juga mengamankan teman perempuan terduga WH (27) warga jalan Hang Tuah Ujung Perum Kota Pekanbaru yang terkena luka tembakan pada bagian tangan.

Saat dilakukan pemeriksaan oleh kepolisian setempat, di dalam mobil Honda Jazz warna Putih Nopol. BM 1516 SF, polisi menemukan sabu 400 gram. Selain itu juga disita senpi laras pendek jenis FN.

Kapolres 50 Kota AKBP Haris Hadis, S.Ik. M.Mtr melalui Wakapolres Kompol Abdus Syukur Felani, S.Ik membenarkan perihal peristiwa yang terjadi di wilayah hukum Polres 50 Kota tersebut.

Dirinya menjelaskan, kejadian bermula saat Sat Lantas Polres 50 Kota bersama personel Polsek Pangkalan melakukan Razia Operasi Patuh Singgalang 2019 di depan Pos Lantas Polsek Pangkalan. Dalam razia dipimpin Kanit Turjawali Lantas Ipda Apriman Sural.

“Saat itu petugas memberhentikan mobil tersebut, namun yang bersangkutan tidak mau berhenti. Justru mengacungkan Senpi dari dalam mobil dengan kecepatan tinggi”, kata Wakapolres.

Melihat YD melarikan diri, Kanit Turjawali langsung menghubungi pihak Polres 50 Kota yang diterima oleh Kanit SPKT Aipda Romi Paslah menyampaikan kejadian yang terjadi. Selanjutnya, petugas gabungan Polres dari Satintelkam, Reskrim, Narkoba, Lantas dan Samapta melakukan razia di depan Mako Polres.

Sekitar satu jam, kemudian mobil tersebut tiba di depan Mako Polres Limapuluh Kota dan langsung diberhentikan petugas. Namun pengemudi itu tidak mau berhenti, justru menabrak mobil yang ada di depannya dan berusaha kabur sembari mengacungkan senpi dari dalam mobil.

Melihat hal tersebut, petugas mencoba memberikan tembakan peringatan namun YD tetap tidak menghiraukannya. Sehingga, petugas melumpuhkannya dengan timah panas dan YD tewas di tempat.

“Jasad YD telah dibawa ke RS Bhayangkara Polda Sumbar untuk dilakukan otopsi, sedangkan teman wanitanya masih di Polres untuk pemeriksaan lebih lanjut”, tutur Kompol Abdus Syukur.(*)

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *