Kini, Polres Solok Kota Punya Layanan Online melalui Website

TNS – Sebagaimana diketahui, Digital Melayani (Dilan) adalah visi dan strategi Presiden Jokowi dalam mewujudkan e-government dan reformasi pelayanan publik berbasis digital yang disampaikan pada debat keempat Pilpres 2019, Sabtu (30/3/2019).

“Ke depan, diperlukan pemerintah Dilan (Digital Melayani), karena pelayanan bukan hanya melayani, tapi diperlukan kecepatan. Strategi ini dibarengi dengan upaya peningkatan kualitas aparatur sipil negara (ASN) sehingga dapat melayani lebih cepat. Terlebih, ke depannya semua layanan akan berbasis elektronik,” kata Jokowi.

Menurut presiden, sekarang diperlukan reformasi dalam bidang pelayanan berbasis elektronik. Mulai dari e-budgetinge-government, hingga e-procurement. Semua itu diperlukan agar siap dalam memasuki era digital, utamanya dalam menjawab tantangan revolusi industri 4.0.

Untuk itu, strategi ini sudah ditindaklanjuti oleh Kapolri Jenderal Polisi Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A,. Ph.D dalam program Kapolri “Promoter” (Profesional, Modern Dan Terpercaya), yang salah satunya adalah modernisasi pelayanan publik berbasis IT.

Kapolres Solok Kota AKBP Dony Setiawan S.Ik.,M.H. mengatakan, pihaknya telah menindaklanjuti strategi Presiden dan Program Kapolri tersebut dengan mengimplementasikan reformasi pelayanan publik yang tidak hanya melayani tapi juga cepat dengan memanfaatkan aplikasi android Paga Nagari.

Aplikasi yang ditujukan, untuk memangkas birokrasi dan penyediaan layanan cepat kepada masyarakat ini sudah diterapkan sejak akhir tahun 2018.

Aplikasi ini dapat didownload di playstore, dan sudah banyak mendapatkan testimoni positif dari masyarakat, artinya masyarakat merasakan bahwa aplikasi ini sangat membantu mempercepat dan mempermudah dalam mengakses pelayanan publik Polres Solok Kota.

Kapolres Solok Kota menggambarkan kemanfaatan aplikasi ini melalui data statistik yaitu :
1.   Pengguna internal : 361 orang,
2.   Pengguna eksternal (masyarkat) : 3.686 orang.
3.   Tombol panik : 477 kali.
4.   Pengaduan : 75 kali.
5.   Pemohon SKCK 1367 kali.
6.   Pemohon SIM : 605 kali.
7.   Pemohon SP2HP : 60 kali.
8.   Pengawalan : 187 kali,
9.   Izin keramaian : 8 kali.
10. Laporan Kehilangan : 13 kali.

Tidak puas dengan itu, untuk mengakomodir pengguna handphone dengan sistem operasi IOS (Iphone) dan pengguna yang lebih suka berselancar menggunakan web, jajaran Polres Solok Kota mengembangkan aplikasi android ini menjadi berbasis web.  Sehingga semua jenis layanan yang disediakan aplikasi android Paga Nagari juga bisa diakses melalui website Polres Solok Kota : polressolokkota.org, ujar Kapolres Solok Kota.

Pengguna hanya tinggal mengklik icon jenis pelayanan pada website Polres dan akan langsung diarahkan untuk mendaftar bagi yang belum punya akun di aplikasi android paga nagari. Bila sudah, masyarakat langsung dapat menggunakan layanan tersebut.

Meski demikian, Kapolres Solok Kota menyayangkan masih banyak juga masyarakat yang belum tau tentang aplikasi ini, masih banyak yang datang ke Polres tanpa sebelumnya mencari tau informasi pelayanan publik Polres Solok Kota baik melalui website atau medsos.

Rasa ingin tau yang masih kurang dan keengganan dalam memanfaatkan internet untuk mencari informasi pelayanan, menyebabkan masih banyak juga masyarakat yang sampai di Polres masih harus bertanya persyaratan, mekanisme, biaya dan masih harus bersusah payah mengisi formulir pendaftaran.

Padahal mekanisme dan informasi pelayanan publik ini sudah sering diumumkan kepada masyarakat dan masyarakat tinggal mendaftar saja di rumah, melengkapi dan mengirimkan persyaratan via aplikasi android atau web.

“Sehingga, sesampainya di Polres tinggal mengikuti proses pelayanan selanjutnya. Dan ini sudah cukup memangkas waktu dan birokrasi pelayanan”, ujar Kapolres.

Ketua program peningkatan kualitas pelayanan publik yang diemban oleh Kasat Intel Polres Solok Kota, Iptu Luhur Fachri Utomo S.Ik menjelaskan bahwa pelayanan online berbasis andorid dan website ini sudah banyak mendapat komentar positif dari masyarakat.

“Ini adalah salah satu upaya kami dalam peningkatkan kualitas pelayanan publik, membangun zona integritas menuju WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih Dan Melayani)”, ujar Iptu Luhur.

Kapolres mengucapkan terima kasih kepada warga yang telah memanfaatkan aplikasi Paga Nagari versi android dan versi web, memberikan feedback terhadap keandalan aplikasi sehingga menjadi motivasi bagi jajaran Polres Solok Kota untuk senantiasa mengupgrade aplikasi sesuai kebutuhan masyarakat.

Kapolres juga meminta kepada seluruh masyarakat untuk membantu mensosialisasikan akses pelayanan online ini agar semakin banyak masyarakat yang mendapatkan manfaat dari akses pelayanan ini.(*)

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *