Kapolda Sumbar buka Diktuk Brigadir Polri TA. 2019/2020

TNS – Kapolda Sumbar Irjen Pol Drs Fakhrizal, M.Hum membuka pendidikan dan pembentukan Bintara Polri angkatan 2019/2020 sebanyak 220 orang di SPN Polda Sumbar, Selasa (6/8).

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda membacakan amanat Kapolri Jenderal Polisi Prof. H. M. Tito Karnavian, Ph.D, dimana saat ini tantangan tugas Polri juga terkait erat dengan perkembangan iklim demokrasi di tanah air.

“Sebagai negara demokrasi terbesar ketiga di dunia, Indonesia menyimpan dinamika kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yang sangat lengkap”, kata Kapolda Sumbar.

Lanjut Irjen Pol Fakhrizal, mulai dari penyelenggaraan kontestasi politik di berbagai tingkatan, ekspresi kebebasan berserikat dan berkumpul, sampai dengan berbagai aktivitas penyampaian pendapat di muka umum.

“Seluruhnya menuntut kesiapsiagaan Polri dalam memelihara keamanan dalam negeri”, terang Irjen Pol Fakhrizal meneruskan amanat Kapolri.

Kemudian dalam era demokrasi, rakyat selaku pemegang kekuasan tertinggi negara, memiliki peran yang besar dalam menentukan arah kehidupan bangsa. Oleh karenanya, pemolisian di era demokrasi harus bertumpu kepada upaya untuk meraih kepercayaan publik.

Dalam Upacara Peringatan ke-73 Hari Bhayangkara Tahun 2019, Presiden Joko Widodo telah menyampaikan 5 Instruksi,
salah satu di antaranya adalah peningkatan kualitas sumber daya
manusia Polri. Hal tersebut selaras dengan salah satu dari tujuh Agenda Pembangunan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2020-2024, yaitu “meningkatan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing”, serta Rencana
Kerja Pemerintah Tahun 2020, yaitu “peningkatan sumber daya manusia untuk pertumbuhan berkualitas”.

“Berangkat dari uraian tersebut, saya menaruh harapan besar bahwa Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Tahun 2019/2020, akan memberikan kontribusi signifikan dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia Polri”, jelasnya.

“Melalui program pendidikan ini, diharapkan akan terbentuk personel yang memiliki pengetahuan dan keterampilan yang unggul, serta menampilkan sikap dan perilaku yang luhur, dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas”, sambung Kapolda.

Ditambahkannya, dengan jumlah lebih dari 353.000 orang, atau 80% dari jumlah total anggota Polri, Bintara Polri menjadi etalase institusi di mata publik. Selain itu, mereka juga bertugas pada garis terdepan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat.

“Hal tersebut semakin menegaskan bahwa Pendidikan Pembentukan Bintara menjadi aspek penting dalam mewujudkan institusi Polri yang semakin profesional, modern, dan terpercaya”, bebernya.

Oleh karena itu, dalam momentum yang penuh dengan kebanggaan ini, saya mengucapkan selamat kepada 8.875 calon Bhayangkara siswa, terdiri atas 8.475 pria dan 400 wanita, yang dinyatakan lulus untuk mengikuti Pendidikan Pembentukan Bintara Polri, secara serentak di Sekolah Polisi Wanita dan 31 SPN Polda jajaran, selama 7 bulan”, tambahnya.

Lanjut Kapolda, keberhasilan tersebut merupakan anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa, yang harus senantiasa disyukuri. Masih ada ribuan pemuda dan pemudi Indonesia yang belum mendapatkan kesempatan serupa.

“Wujudkan rasa syukur dengan melaksanakan pendidikan penuh semangat, kesungguhan, dan integritas”, imbuhnya.

Kapolda menjelaskan, saat menyelesaikan pendidikan di awal Maret 2020, nantinya akan langsung dihadapkan kepada berbagai tantangan tugas, seperti pengamanan Pilkada Serentak Tahun 2020 di 270 wilayah, serta pengamanan berbagai agenda nasional dan internasional.

“Manfaatkan waktu pendidikan yang cukup singkat ini, untuk memperoleh pengetahuan, melatih keterampilan, serta menyerap pengalaman, sebagai bekal dalam pelaksanaan tugas”, tegasnya.

“Tunjukkan disiplin dan integritas selaku insan Bhayangkara, yang berpedoman kepada Tribrata dan Catur Prasetya. Patuhi seluruh peraturan yang berlaku, serta hindari pelanggaran dan perilaku yang dapat merusak kehormatan pribadi, keluarga, dan institusi. Tidak lupa, jalin semangat persaudaraan dengan seluruh peserta didik, sebagai bagian dari keluarga besar Polri”, tambah Kapolda Sumbar.

Sebelum mengakhiri amanat ini, Kapolri mengucapkan terima kasih dan menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada Kalemdiklat Polri beserta jajaran, Kasepolwan dan para Ka SPN Polda, segenap tenaga pendidik dan tenaga kependidikan, serta seluruh pihak yang akan terlibat dalam Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Tahun 2019/2020.

“Saya titipkan para siswa untuk dididik, dilatih, dan dibimbing dengan sebaik-baiknya. Laksanakan seluruh tahapan pendidikan secara profesional. Tanamkan nilai-nilai disiplin dan integritas dengan penuh keteladanan. Hindari tindak kekerasan dan penyimpangan, yang dapat mencederai keberhasilan penyelenggaraan pendidikan pembentukan”, harap Kapolri.

Kemudian, kepada para Kapolda beserta jajaran, Kapolri menginstruksikan untuk memberikan dukungan optimal demi keberhasilan program pendidikan.

“Laksanakan pembinaan dan pengawasan untuk menjamin pendidikan dapat terselenggara dengan lancar sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan”, tutupnya.

Upacara pembukaan ini dihadiri oleh pejabat utama Polda Sumbar, Danrem 032/WBR, Forkopimda Sumbar (diwakili), para Kapolres, Ketua Bhayangkari Daerah Sumbar Ny. Ade Fakhrizal, dan Pengurus Bhayangkari Daerah Sumbar, serta tamu undangan lainnya.(*)

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *