Polsek Padang Ganting Tanah Datar berhasil tangkap pelaku Curas

TNS – Padang Ganting Berdarah.
Pada Pagi Senin kemarin, telah terjadi pencurian dengan kekerasan tepatnya di Jorong Taratak XII Nagari Atar Kec. Padang Ganting Kab. Tanah Datar di rumah korban inisial (N).

Kejadian ini berawal ketika pelaku masuk ke rumah korban dan berencana mengambil anting korban yang sedang tertidur lelap. Saat melakukan aksinya, korban sempat terbangun dan berteriak.

Pelaku yang panik langsung memukul kepala korban sebanyak 2 kali dengan menggunakan sulo (pembuka kulit kelapa). Kemudian pelaku keluar melalui pintu di tingkat 2 ke arah atap rumah.

Korban tidak mengetahui siapa pelaku, lantaran saat itu keadaan rumah masih dalam keadaan gelap.

Masyarakat yang mendengar suara dari korban langsung menuju ke lokasi dan melihat korban berlumuran darah.

Dengan cepat korban di bawah ke rumah sakit, dan warga juga melaporkannya ke pihak kepolisian Padang Ganting.

Menerima informasi tersebut, Kapolsek Padang Ganting melaporkan kepada Kapolres Tanah Datar dan langsung melakukan penyelidikan bersama dengan Reskrim, dan dibantu oleh Wali Nagari guna mengumpulkan informasi.

Setelah cukup bukti, selanjutnya Kapolsek dan anggota langsung melakukan penangkapan terhadap diduga pelaku pencurian dengan kekerasan yang terjadi pada hari Senin siang skira pukul 13. 30 wib.

“Dari hasil penyelidikan dan berdasarkan alat bukti yang ada, serta keterangan saksi- saksi mengarah kepada DA (25 tahun) warga Kampung Juar Nagari Tanjung Kec. Koto VII Kab. Sijunjung yang kemudian berhasil diamankan petugas”, ujar Kapolres Tanah Datar AKBP Bayuaji Yudha Prajas, SH.

Saat dilakukan interogasi di kantor Wali Nagari Atar, akhirnya pelaku mengakui perbuatannya dan selanjutnya pelaku diamankan dan dibawa ke Polsek Padang Ganting untuk proses lebih lanjut.

Barang bukti yang diamankan dari pelaku diantaranya 1 unit sepeda motor Yahama Nmax BA 3026 KD, 1 unit sulo, 1 helai jaket warna hitam.

“Pelaku melanggar pasal 365 ayat 1, 2, 3e KUH Pidana pencurian dengan kekerasan yang hukuman maksimal 12 tahun”, pungkasnya.(*)

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *