Kapolres Solok Kota release Pengungkapan kasus Perampokan dengan Senjata Api

TNS – Kapolres Solok Kota AKBP Dony Setiawan, S.Ik. MH melakukan ekspos tiga momentum penting selama sebulan terakhir ini di Mapolres Solok Kota, Kamis (6/12). Yakni pengungkapan kasus perampokan bersenjata api di kawasan Terminal Angkot Kota Solok, dan hasil Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) 19 November hingga 2 Desember 2018 serta pemberian penghargaan terhadap Bhabin Kamtibmas.

Pada ekspos pengungkapan kasus perampokan di Kawasan Terminal Angkot Kota Solok pada Kamis, 11 Oktober lalu, Kapolres menyatakan pihaknya sangat salut pada warga Kota Solok yang berhasil menggagalkan perampokan bersenjata api tersebut.

Menurutnya, dibutuhkan keberanian luar biasa dan rasa persaudaraan yang kental antar warga, untuk mencegah aksi kriminalitas tersebut. Bahkan, Polres Solok Kota akhirnya bisa menangkap pelaku lain yang diduga sebagai informan.

“Saat kejadian, kita berhasil mengamankan MR (40), pelaku yang ditangkap ramai-ramai oleh warga. Setelah pengembangan, kita mengamankan satu tersangka lagi, yang diduga menjadi informan. Yakni JS (38) yang ditangkap di Provinsi Jambi. Keduanya merupakan residivis yang sering melakukan perampokan di berbagai daerah di Pulau Sumatera,” ujarnya.

Kasat Reskrim Zamri Elfino menambahkan, kedua pelaku telah menjadi daftar pencarian orang (DPO) Polda Jambi. Bahkan menurutnya, pelaku MR pernah ditangkap dan menjalani hukuman karena kepemilikan senjata api di wilayah hukum Polda Lampung. Sementara JS pernah menjalani hukuman karena kasus pencurian dengan kekerasan (curas).

“Di Sumbar, pelaku pernah melakukan aksi pencurian sebanyak 1,5 kilogram emas di Alahan Panjang pada tahun 2015. Mereka sering bekerja sama melakukan aksi di berbagai daerah di Pulau Sumatera,” ungkapnya.

Saat aksi pada 11 Oktober tersebut, pelaku MR melakukan usaha perampokan terhadap Jafrin (52), warga Lubuk Lintah, Kuranji, Kota Padang, seorang sales plastik. Saat itu, melakukan perlawanan saat pelaku berusaha merampas tas miliknya. Jafrin lari ke dalam toko saat ditodong dengan senjata api menyerupai jenis pistol revolver. Pemilik toko kemudian meneriaki pelaku “rampok” yang memancing warga berkerumun di lokasi. Dikepung massa, pelaku melarikan diri ke pemukiman warga di Kelurahan Nan Balimo, Kota Solok. Tak berselang lama, personel Polres Solok Kota tiba di lokasi dan berhasil mengamankan pelaku dari amuk massa.

Sementara itu, Kabag Ops Kompol Bresman Simanjuntak memaparkan bahwa selama Operasi Cipkon, jajaran Polres Solok Kota mengamankan minuman keras (Miras) di sejumlah kafe dan pedagang kaki lima (PKL) di wilayah hukum Polres Solok Kota. Yakni terdiri dari Miras Tipe A sebanyak 41 botol, Miras Tipe B sebanyak 29 botol dan Miras tradisional jenis tuak sebanyak 312 liter. Dalam operasi itu juga terjaring sejumlah pemuda yang kedapatan sedang mengisap lem.

“Operasi Cipkon ini di samping program kepolisian, juga mendukung Perda Kota Solok tentang minuman nol persen alkohol,” ungkapnya.

Turut hadir dalam ekspos tersebut, Kabag Ops Kompol Bresman Simanjuntak, Kasat Reskrim AKP Zamri Elfino, Kasat Binmas Iptu Laydi dan Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Ipda Fika Putri Pamungkas.(*)

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *