Narkoba di Kota Solok, Polisi Tangkap Dua Pelaku

TNS – Dalam sehari, jajaran Satnarkoba Polres Solok Kota berhasil menangkap dua orang pelaku penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu. Salah seorang pelaku diketahui sebagai pengedar sabu asal Kabupaten Dharmasraya.

Hal ini disampaikan oleh Kapolres Solok Kota AKBP Dony Setiawan, S.Ik melalui Wakapolres Kompol Sumintak, SH didampingi Kasat Narkoba AKP Dodi Apendi, SH saat menggelar konferensi pers, Jumat (21/9) siang di Mapolres

Wakapolres mengatakan, dalam pengungkapan narkoba ini pihaknya melakukan penangkapan pada hari Jumat tanggal 21 September 2018 dini hari pada dua TKP.

“Yakni pukul 01.30 WIB, TKP di Perumnas Tanjung Paku RT 001 RW 004 Kel. Tanjung Paku Kec. Tanjung Harapan Kota Solok. Dengan tersangka SP (43)”, ujar Kompol Sumintak.

Dari penangkapan terhadap SP, polisi menyita 1 paket kecil shabu yang dibungkus dengan plastik klip warna bening, 1 bungkus plastik klip merk G-tik ukuran 3 X 5, 1  batang besi reil gorden warna gold, dan 1 unit handphone merk Samsung warna putih.

“Penangkapan SP berasal dari informasi masyarakat, karena di TKP sering terjadi transaksi narkotika”, terangnya.

Dari keterangan SP, narkoba yang dimilikinya ia peroleh dari seseorang berinisial M (44) warga Pasar Koto Baru Nagari Koto Baru Kec. Koto Baru Kab. Dharmasraya.

Kemudian lanjut Wakapolres, tim opsnal Satnarkoba langsung melakukan penyelidikan dan melakukan pengintaian terhadap M, yang saat itu berada didepan Mesjid Nurul Sakinah jalan H. Jamal RT 002 RW 002 Kel. Nan Balimo Kec. Tanjung Harapan Kota Solok.

“Sekitar pukul 04.00 WIB pelaku M berhasil ditangkap dengan barang bukti 1 paket sedang yang diduga berisikan narkotika jenis shabu yang dibungkus dengan plastik warna bening”, terangnya.

Selain barang bukti sabu, polisi juga mengamankan barang bukti 1 unit mobil merk Toyota Jenis Avanza warna silver BA 1318 VL, 1 unit Handphone merk Oppo warna putih, 1 unit Handphone merk Nokia warna hitam, dan uang sebesar Rp 1.688.000.

“Kedua pelaku akan dikenakan Undang-undang No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara”, tegasnya.

Mantan Kabag Ops Polresta Padang ini juga menambahkan akan menindak tegas para pelaku narkoba yang berada di wilayah hukum Polres Solok Kota.

“Berikan informasi kepada kami, akan kami tindak lanjuti. Kita ingin Kota Solok ini bebas dari penyalahgunaan narkoba”, pungkasnya.(*)

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *