Polres Pariaman bekuk Pengedar Narkoba lintas Provinsi        

TNS – Polres Pariaman bekuk pengedar narkotika jaringan lintas provinsi. Tersangka ER (33) dibekuk dirumah orangtuanya dibelakang Mini Market Sinar Jaya Kelurahan Kampung Jawa II, Pariaman, Kamis (6/9) pukul 17.30 wib.

Saat ditangkap tersangka dalam kondisi setengah sadar, diduga usai mengkonsumsi shabu-shabu.

Shabu-shabu seberat 37 gram yang dibungkus dalam dua kantong plastik klip ukuran sedang berhasil diamankan dari tersangka ER. Shabu-shabu tersebut merupakan sisa yang belum sempat diedarkan.

Sebelumnya, beberapa paket telah diedarkan tersangka ke Tiku Kabupaten Agam dan Simpang Jaguang Kota Pariaman.

Selain shabu-shabu, dari tangkan tersangka juga diamankan barang bukti lainnya yakni 1 buah timbangan, seperangkat alat hisap sabu dan uang tunai sebanyak Rp 750.000,- dari rumah tersangka.

Kapolres Pariaman, AKBP Andry Kurniawan menerangkan, tersangka merupakan jaringan narkotika lintas provinsi. Shabu-shabu yang disuplai dan dikendalikan oleh seseorang di Kota Pekanbaru Riau. Tersangka dan pengedali tidak pernah bertemu.

“Jaringannya terputus. Tersangka dengan orang yang mengendalikan tidak pernah bertemu. Shabu-shabu dibuang, dan diambil oleh tersangka ER ini. Shabu disimpan dirumah tersangka, sambil menunggu instruksi diantar atau dibuang pada titik tertentu,” terangnya.

Menurut Andry Kurniawan, pengungkapan aktivitas peredaran shabu-shabu dari tersangka ER, merupakan pengungkapan kasus dengan barang bukti terbesar ditahun 2018.

Dikatakannya, dengan barang bukti yang berhasil diungkap saat ini, merupakan sinyal kondisi darurat narkoba di Kota Pariaman. Apalagi, letak Kota Pariaman sebagai daerah perlintasan, kerap dijadikan sebagai daerah transit narkotika kelas 1 itu oleh jaringan pelaku.

“Kasus yang ini adalah barang bukti yang terbesar sepanjang pengungkapan kasus narkotika ditahun 2018 ini. Bisa dibilang Kota Pariaman darurat narkoba,” ulasnya

Berurusan dengan polisi bukanlah pertama kalinya bagi ER. Pasalnya, tepat satu tahun yang lalu, ia baru menghirup udara bebas usai menjalani hukuman kurungan penjara pada September 2017 silam.(*)

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *