Masyarakat Agam Siap Antisipasi Masuknya Kelompok Teroris

TNS – Masyarakat, tokoh adat dan alim ulama di Kabupaten Agam Khususnya di Wilkum Polres Agan, menyatakan siap untuk mengantisipasi masuknya kelompok terorisme di daerah Agam, agar tidak ada warga setempat bergabung dengan kelompok Teroris.

Penyampaian sikap itu setelah seminar sehari tentang pemahaman radikalisme dari sisi hukum, agama dan adat bersama Polres Agam, MUI dan LKAAM Agam di Aula Wibisono Polres Agam, Selasa (15/5).

Ketua LKAAM, Yularnis Dt Malela Nan Tinggi, mengatakan, pihaknya meminta ninik mamak atau tokoh adat untuk menyampaikan kepada anak komenakan bahwa kerja teroris itu haram dan dilarang oleh Agama Islam.

“Ninik mamak harus menyampaikan ini kepada anak komenakan mereka, sehingga tidak ada mereka yang bergabung dengan kelompok teroris,” katanya.

Ia menambahkan, masyarakat juga diminta untuk waspada dini terhadap kelompok itu.

Lalu masyarakat menjalankan ajaran Agama Islam sesuai Al Quran dan sunnah dengan cara meninggalkan yang buruk dan menjalankan yang baik.

Selain itu, pihaknya akan mengusulkan ke pemerintah setempat untuk membuat peraturan daerah terkait dengan terorisme tersebut.

Ini dalam rangka agar tidak ada kelompok teroris masuk ke kabupaten Agam sehingga tidak ada warga yang bergabung dengan kelompok itu.

“Apabila ada masyarakat yang bergabung dengan teroris, maka pengurus LKAAM, MUI dan lainnya akan malu,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua MUI Agam, Alwisra Imam Zadalah menambahkan, perbuatan yang dilakukan para kelompok teroris itu tidak sesuai dengan ajaran Agama Islam, karena Islam mengajarkan untuk saling menyayangi.

“Tidak ada kaitan Islam dengan teror, kalau ada pihak yang mengaitkan, maka mereka salah memahami ajaran Islam,” katanya.

Kapolres Agam AKBP Ferry Suwandi, S.Ik Menyampaikan, warga untuk peduli dengan lingkungan dan apabila menemukan orang dicurigai harus melaporkan ke pihak kepolisian.

Selain itu, RT, RW dan jorong harus menanyakan identitas warga yang baru pindah ke lokasi mereka.

Ini dalam meminimalisir teroris masuk ke wilayah hukum Polres Agam Khususnya dan Kab. Agam Umumnya.

“Teroris bukan ditakuti, namun harus dilawan secara bersama-sama,” katanya.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *