Kapolda Sumbar Buka Harkatpuan Pelaksana Program 1 Quick Wins Polri Tahun 2018

TNS – Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Barat, Irjen Pol Drs. Fakhrizal, M.Hum, tadi pagi membuka kegiatan Pemeliharaan Peningkatan Kemampuan (Harkatpuan) Pelaksana Program 1 Quick Wins Polri Tahun 2018, Selasa (13/3) di ruang Sati IV Hotel Pangeran Padang.

Kegiatan Harkatpuan ini dengan tema “Penertiban dan Penegakan Hukum Bagi Organisasi Radikal dan Anti Pancasila Jajaran Polda Sumbar”.

Dihadiri oleh Irwasda Polda Sumbar Kombes Pol Drs. Dody Marsidy, M.Hum, Pejabat Utama Polda Sumbar, Kasat Binmas jajaran Polda Sumbar, Kanit Binmas Polsek sejajaran Polda Sumbar, Bhabinkamtibmas, dan dari Satpol PP Kota Padang.

Sebagai narasumber dalam pemberian materi diantaranya Irwasda Polda Sumbar, Dirintelkam Polda Sumbar Kombes Pol. Dr. Robert Kennedy, S.Ik, SH, MH, Kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama Prov. Sumbar H. Hendri, S.Ag, M.Pd, Pakar Ilmu Komunikasi Publik Najmudin Rasul, Ph.D, Tokoh Adat Minangkabau Drs. H. Nurman Agus, Pengamat Teroris Asia Tenggara H. Nasir Abbas.

Pada kesempatan tersebut, Kapolda Sumbar dalam sambutannya menyampaikan bahwa salah satu tantangan bagi keutuhan kesatuan bangsa Indonesia saat ini adalah terus berkembangnya penyebaran paham Radikalisme dan Anti Pancasila.

“Apabila proses penyebaran ini tidak dicegah secara masif, maka tindakan kelompok ini akan mengarah pada tindakan kekerasan untuk memaksakan keinginannya kepada kelompok masyarakat lainnya. Untuk itu, perlu adanya suatu langkah konkrit dalam upaya penertiban dan penegakan hukum bagi organisasi kelompok Radikal dan Anti Pancasila”, ucap Irjen Pol Fakhrizal.

Kapolda menambahkan, saat ini penyebaran paham Radikal dilakukan melalui medsos, seperti Facebook, WhatsApp, Instagram, dan medsos lainnya. Sering juga paham radikal disampaikan langsung di tempat-tempat ibadah dengan tujuan untuk mempengaruhi mindset (cara pandang) masyarakat.

Untuk mencegah berkembangnya paham radikal ini, Kapolda Sumbar menekankan beberapa hal kepada peserta diantaranya :

1. Tingkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT, Tuhan yang maha esa;
2. Lakukan Mapping wilayah (Desa/Kelurahan/Kenagarian) terkait dengan penyebaran paham Radikal/Radikalisme;
3. Lakukan langkah pembinaan dengan cara silaturahmi kepada tokoh masyarakat, memberikan penyuluhan tentang bahaya penyebaran paham Radikal/Radikalisme
bagi kerukunan kehidupan berbangsa bernegara;
4. Lakukan tindakan Preventif / Pencegahan dengan cara aktif mengikuti kegiatan sosial masyarakat di tempat-tempat ibadah atau tempat pertemuan sosial masyarakat lainnya, dengan kehadiran saudara di tengah-tengah masyarakat akan mampu mencegah derasnya arus penyebaran paham Radikal / Radikalisme;
5. Berikan himbauan kepada masyarakat khususnya generasi muda untuk meningkatkan kewaspadaan dan membentengi diri dari pengaruh ajakan kelompok radikal;
6. Lakukan penyuluhan ke sekolah, kampus dan organisasi kepemudaan untuk membangun kekuatan bersama dalam mendeteksi dini, mencegah dan menangkal penyebaran paham Radikal.(*)

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *