7 Atensi WHO dalam Aksi Dekade Keselamatan, Kasat Lantas Pessel : Tujuannya untuk Cegah Terjadinya Kecelakaan Lalu lintas

TNS – Kampanye Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan “Membuat Jalan Aman” telah mendesak pemerintah, pelaku bisnis dan tokoh masyarakat untuk mendukung Dekade Aksi Keselamatan Jalan PBB.

Kecelakaan di jalan adalah penyebab utama kematian global untuk orang-orang usia muda dan telah membunuh 260.000 anak di bawah usia 18 setiap tahunnya. Para ahli keselamatan jalan raya percaya bahwa, dengan tindakan yang tepat, hingga 5 juta jiwa akan bisa diselamatkan dan 50 juta cedera akan dapat dicegah selama Dekade Aksi Keselamatan Jalan ini. Akan terjadi pengurangan sekitar 50% di angka perkiraan kematian kecelakaan global pada tahun 2020 nantinya.

Keberhasilan Dekade Aksi Keselamatan Jalan PBB di Indonesia tergantung pada peningkatan keamanan, baik di jalan maupun kendaraan yang digunakan serta mengatasi persepsi dan perilaku yang berisiko oleh pengguna jalan.

Evaluasi statistik yang akurat dari intervensi oleh Sistem Manajemen Keselamatan Jalan Terpadu (IRSMS) telah cukup terbukti berguna dalam melacak akan kemajuan sehingga diharapkan nantinya akan membuat jalanan kita akan lebih aman.

Kasat Lantas Polres Pesisir Selatan Iptu Naomi Yulia Saragih, S.Ik menerangkan, ada tujuh atensi WHO dalam Aksi Dekade Keselamatan, diantaranya :

1. Tidak Menggunakan Helm
2. Drink Driving (mengemudi dalam pengaruh alkohol / mabuk)
3. Safety belt (sabuk pengaman)
4. Speed (kecepatan)
5. Child Restrain (penempatan anak berkeselamatan)
6. Penggunaan HP / Gadget saat Mengemudi
7. Melawan arus

“Tujuh atensi ini untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas. Maka dari itu, diharapkan masyarakat untuk dapat mematuhi aturan berlalu lintas sehingga angka kecelakaan dapat diminimalisir”, ucapnya.

Untuk itu, pihak Korlantas Polri menentukan 7 hal ini jadi prioritas di jajaran Fungsi Lalu Lintas, dengan tujuan untuk mengurangi angka kecelakaan lalu lintas.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *