Pelaku Narkoba Diamankan Warga, Kapolres Bukittinggi Ucapkan Terima Kasih

TNS – Satuan Reserse Narkoba Polres Bukittinggi berhasil mengamankan seorang laki-laki berinisial AW, yang diduga pelaku penyalahgunaan narkoba jenis ganja, Rabu (6/12) malam.

Dirinya diamankan Polisi di depan Ruko Y & Y Travel Jambu Air Nagari Taluak IV Suku Kec. Banuhampu Kabupaten Agam, setelah diawali oleh masyarakat sekitar yang mengamankan pelaku terlebih dahulu, karena mencurigai pelaku sebagai penyalahgunaan narkoba.

Dari tangan pelaku diamankan barang bukti yang diduga narkotika jenis daun ganja kering yang berada di dalam plastik bening.

Menurut Kapolres Bukittinggi AKBP Arly Jembar Jumhana, S.Ik. MH, melalui Kasat Narkoba AKP Efriandi Aziz menjelaskan tentang kronologis kejadian, berawal dari kecurigaan masyarakat terhadap seorang laki laki (pelaku AW) yang berada di tempat kejadian.

Kemudian masyarakat menghampirinya dan melihat pelaku membuang sesuatu kelantai teras pagar depan ruko, setelah dilihat oleh saksi masyarakat ternyata yang dibuang oleh pelaku AW adalah daun ganja kering yang akan dipakainya.

“Ketika didekati oleh masyarakat sekitar, pelaku berusaha membuang suatu bungkusan plastik, ketika diperiksa diduga ganja. Kemudian masyarakat melaporkannya, kemudian kita langsung menuju TKP dan mengamankan pelaku”, ujarnya.

Kemudian saksi mengumpulkan ganja yang dibuang oleh pelaku AW, dan dimasukan ke dalam plastik rokok oleh saksi dihadapan pelaku, dan tidak beberapa lama kemudian, petugas Satnarkoba Polres Bukittinggi tiba di TKP mengamankan pelaku.

Dihadapan masyarakat sekitarnya, AW mengakui bahwa barang haram tersebut adalah miliknya. “Selanjutnya dilakukan penyitaan terhadap barang bukti tersebut, dan membawa pelaku ke Mapolres Bukittinggi untuk penyidikan dan pengembangan lebih lanjut”, tambahnya.

Diakhir keterangannya, Kapolres Bukittinggi mengucapkan banyak terima kasih kepada masyarakat yang sudah berperan aktif dalam pemberantasan Narkoba.(*).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *