Polda Sumbar Gelar Rakor Lintas Sektoral tentang Kesiapan Menghadapi PAM Idul Fitri 1438 H

Tribratanews.sumbar.polri.go.id – Bertempat di ruang rapat besar Mapolda Sumbar, tadi pagi telah dilaksanakan rapat koordinasi (rakor) Lintas Sektoral dalam rangka kesiapan menghadapi Pengamanan Idul Fitri 1438 H, Rabu (7/6) sekitar pukul 09.00 wib.

Rakor tersebut dihadiri oleh Kapolda Sumbar Irjen Pol Drs. Fakhrizal, M.Hum, Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit, Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Dra. Nur Afiah, MH, pejabat utama Polda Sumbar, para Kapolres dan peserta rakor tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Kapolda Sumbar menyampikan rapat koordinasi ini merupakan langkah bersama yang perlu dilakukan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang merayakan Idul Fitri 1438 H.

“Kegiatan perayaan idul fitri merupakan rangkaian kegiatan keagamaan yang dilaksanakan masyarakat setelah selesai satu bulan penuh melaksanakan ibadah puasa Ramadhan, sehingga nuansa dan suasana keagamaan sangat terasa yang dimulai dengan pelaksanaan sholat idul fitri, silaturahmi serta kegiatan lainnya”, ucap Irjen Pol Fakhrizal.

Disamping itu sebagaimana kita ketahui bahwa Provinsi Sumatera Barat sangat terkenal dengan daerah yang religius dan penganut islam yang taat. Kondisi ini menjadikan perayaan Idul Fitri begitu semarak dan sangat ditunggu-tunggu masyarakat Minangkabau.

Pada perayaan Idul Fitri mobilitas masyarakat begitu meningkat, kebutuhan masyarakat meningkat. Hal ini tentu memerlukan kesiapan pemerintah dan kita semua untuk mengantisipasi sehingga dengan demikian dapat dicegah dan diantisipasi setiap kemungkinan timbulnya permasalahan terhadap masyarakat.

Berdasarkan evaluasi atas pelaksanaan Idul Fitri tahun lalu, maka secara umum permasalahan yang sering timbul adalah meningkatnya harga kebutuhan pokok, meningkatnya arus mobilitas karena adanya budaya mudik lebaran sehingga terjadi kemacetan dimana-mana dan meningkatnya kasus kecelakaan lalulintas, kemudian membeludaknya tempat-tempat hiburan dan pariwisata, banyaknya rumah-rumah yang ditinggal karena mudik lebaran dikampung halaman.

“Namun disamping itu melihat perkembangan global maka kita tentu juga perlu mewaspadai ancaman dan gangguan kamtibmas lainnya yang akan muncul seperti adanya bencana alam maupun adanya ancaman teror. ini perlu penanganan dan kepedulian kita semua, sehingga diharapkan masyarakat dapat dengan tenang melaksanakan perayaan Idul Fitri”, jelasnya.

Bagi Polri kegiatan perayaan Idul Fitri merupakan sudah menjadi kalender Kamtibmas tahunan yang memang perlu di antisipasi dan dipersiapkan dengan sebaik-baiknya, sebagai wujud pengabdian dan memberikan yang terbaik kepada masyarakat.

Untuk itu dalam waktu dekat polri akan melaksanakan Operasi Kepolisian dengan sandi Ramadniya Singgalang 2017 dengan sasaran memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga masyarakat dalam merayakan Idul Fitri 1438 H.

“Operasi kepolisian ini merupakan operasi kemanusiaan. Disaat warga masyarakat bersuka ria merayakan Idul Fitri maka Polri akan memberikan pelayanan terbaik sesuai program Kapolri yakni Profesional, Modern dan Terpercaya”, tambah Kapolda.

Namun Polri sangat menyadari bahwa sangat diperlukan keterpaduan, sinergitas dan kesatuan visi dan misi kita dalam menghadapi perayaan Idul Fitri 1438 H tersebut, maka sangatlah tepat penyelenggaraan rakor lintas sektoral ini dilakukan, sehingga diharapkan kita semua dapat memberikan konstribusi positif khususnya pada kegiatan pengamanan Idul Fitri 1438 H nantinya.

“Saya mengharapkan saran dan masukan dari peserta rakor semuanya, dan juga mengharapkan agar nanti mari secara bersama-sama kita dilapangan dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan semoga atas upaya kita semua dan juga selalu berdoa kepada allah swt semoga pelaksanaan idul fitri 1438 di wilayah sumatera barat dapat berjalan lancar”, tutup Irjen Pol Fakhrizal.

Diakhir sambutannya, Kapolda juga menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada para undangan yang telah hadir dan bersedia meluangkan waktunya untuk mengikuti rapat koordinasi ini, dan itu akan dicatat sebagai niat baik dan amal ibadah dalam pengabdian kepada bangsa, negara dan masyarakat.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *